Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

PSBB di Jepang Diperpanjang Hingga 30 September 2021

Deklarasi darurat (PSBB) di beberapa kota/daerah di Jepang, khususnya Tokyo dan Osaka, akan diperpanjang sampai dengan 30 September 2021.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Johnson Simanjuntak
zoom-in PSBB di Jepang Diperpanjang Hingga 30 September 2021
Koresponden Tribunnews.com/Richard Susilo
Yasutoshi Nishimura (57), Menteri Revitalisasi Ekonomi Jepang. 

Laporan Koresponden Tribunnews.com, Richard Susilo dari Jepang

TRIBUNNEWS.COM, TOKYO -  Deklarasi darurat (PSBB) di beberapa kota/daerah di Jepang, khususnya Tokyo dan Osaka, akan diperpanjang sampai dengan 30 September 2021.

Pemerintah telah mendengar  mengumumkan pada pertemuan untuk mendengar pendapat para ahli bahwa 19 prefektur seperti Tokyo dan Osaka akan memperpanjangnya hingga tanggal 30 bulan ini, dan itu disetujui," ungkap Menteri Yasutoshi Nishimura yang membidangi penanggulangan pandemi corona di Jepang Kamis (9/9/2021).

Secara resmi PM Jepang Yoshihide Suga akan mendeklarasikan secara resmi perpanjangan tersbeut malam ini dalam jumpa persnya.

Nishimura, yangjuga  Menteri Revitalisasi Ekonomi menambahkan, "Hal ini diperlukan untuk mengurangi beban perawatan medis dan beban pada pusat kesehatan, dan perlu untuk mengurangi jumlah orang yang terinfeksi secara stabil dan dapat diandalkan."

Para ahli di subkomite sepakat bahwa keadaan darurat, yang akan berakhir pada tanggal 12 bulan ini, akan diperpanjang hingga tanggal 30 bulan ini di 19 prefektur kecuali Miyagi dan Okayama.

Miyagi dan Okayama akan beralih ke tindakan prioritas (satu level di bawah PSBB) seperti pencegahan penyebaran.

Rekomendasi Untuk Anda

Selain itu, mengenai pelonggaran pembatasan perilaku saat vaksinasi berlangsung,  Nishimura, menteri yang bertanggung jawab atas revitalisasi ekonomi, mengatakan, "Saat ini kami sedang membuat langkah terakhir untuk menunjukkan pemikiran pemerintah."

Pemerintah akan secara resmi memutuskan kebijakan ini di Markas Besar Respon pada malam hari, setelah itu Perdana Menteri Suga akan menjelaskannya pada konferensi pers.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas