Akses berita lokal lebih cepat dan mudah melalui aplikasi TRIBUNnews
X
Tribun
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
Desktop Version
Deutsche Welle

Debat Terakhir Wakil Parpol di TV Sebelum Hari Pemungutan Suara

Perwakilan dari tujuh partai politik yang ada di parlemen Jerman, Bundestag, tampil dalam debat televisi terakhir sebelum pemilu.…

Debat TV kali ini berbeda dari biasanya, karena semua parpol yang terwakili di Bundestag ditampilkan, podium pun jadi ramai. Kalau biasanya hanya tampil tiga kandidat utama, yaitu Annalena Baerbock dari Partai Hijau, Olaf Scholz dari Sosialdemokrat SPD dan Armin Laschet Uni Kristen Demokrat Kristen CDU, sekarang bergabung Christian Lindner dari Partai Liberal DemokratFDP, Markus Söder Uni Kristen Sosial CSU, Alice Weidel dari Alternatif untuk Jerman AfD dan Janine Wissler dari Partai Kiri Die Linke.

Khususnya kehadiran Markus Söder menarik perhatian publik, karena dia sebenarnya dianggap kandidat yang lebih baik daripada Armin Laschet, apalagi popularitasnya di kalangan pemilih memang jauh di atas Laschet. Tetapi Ketua Umum CSU itu akhirnya mengalah dan menerima pencalonan Armin Laschet, setelah CDU bersikeras mengajukan calonnya.

Perdebatan TV terakhir berlangsung dengan jajak pendapat akhir yang menunjukkan bahwa hasil pemilu akan berlangsung ketat, dengan kemungkinan opsi terbuka yang luas untuk pembentukan koalisi. Menurut jajak pendapat terbaru, SPD masih memimpin dengan 25%, aliansi Unikristen CDU/CSU rapat di belakangnya dengan 23%, sedangkan Partai Hijau di posisi ketiga dengan 16,5%. FDP berada di posisi ke-empat dengan 11%, diikuti AfD dengan 10%, dan Partai Kiri dengan 6%.

Para pengamat memperkirakan, perundingan pembentukan koalisi setelah pemilu akan berlangsung alot dengan beberapa konstelasi.

Perubahan iklim jadi topik utama

Topik utama yang mendapat perhatian besar dalam debat televisi hari Kamis malam (23/9) adalah perubahan iklim. Selain membicarakan masalah kebijakan yang lebih luas, para pemimpin partai ditanya tentang apa kontribusi mereka secara pribadi untuk perlindungan iklim dan menunrunkan emisi karbon.

"Saya mengendarai mobil listrik, dan saya bersenang-senang dengan itu," kata Armin Laschet. Baik Armin Laschet dan Markus Söder juga menyebutkan bahwa mereka sekarang makan lebih sedikit daging, sebagai kontribusi untuk mengurangi emisi karbondioksida.

Annalena Baerbock dari Partai Hijau menjawab banwa dia bepergian "dengan bus, dan bila perlu bermalam (di bus) " saat melakukan kampanye selama tujuh minggu terakhir. Itu dia lakukan untuk menghindari penerbangan domestik jarak pendek, yang diketahui sangat buruk untuk perlindungan iklim.

Christian Lindner dari FDP yang mengambil posisi pro-pasar bebas mengatakan, dia sudah "netral iklim," karena dia membeli sertifikat CO2 setiap tahun untuk "menghapus" jejak karbonnya. Alice Weidel dari AfD mengatakan dia mengendarai sepeda dan tidak menggunakan mobil, jika memungkinkan, sementara Janine Wissler dari Partai Kiri menyatakan dia menggunakan transportasi umum dan mencoba membatasi konsumsi energi di rumah.

Olaf Scholz dan SPD masih favorit, tapi tetap "realistis"

Olaf Scholz dari SPD yang disebut-sebut sebagai kandidat dengan poeluang terbesar untuk menggantikan Angela Merkel sebagai Kanselir Jerman, mengatakan dia membeli produk lokal jika memungkinkan, tetapi dia juga "realistis" dan menyadari, bahwa jejak karbonnya cukup tinggi sebagai "politisi yang bepergian dalam konvoi keamanan dan melakukan banyak penerbangan." Dia mengakui dirinya bukanlah panutan dalam hal perlindungan iklim.

Mengenai kebijakan spesifik tentang upaya meredam perubahan iklim, Olaf Scholz menekankan pentingnya memperluas kapasitas energi terbarukan. Armin Laschet berbicara tentang perlunya memodernisasi industri kimia dan baja, sementara Partai Hijau dan Partai Kiri menyerukan agar Jerman lebih awal keluar dari energi batu bara, yang saat ini dijadwalkan akan berakhir tahun 2038. Hanya Alice Weidel dari AfD yang menyatakan bahwa bahwa pemanasan global adalah gejala alam yang sudah ada sejak dulu, dan menyerukan modernisasi pembangkit listrik tenaga nuklir.

Setelah debat televisi terakhir semalam, sekarang semuanya ada di tangan pemilih Jerman untuk menentukan pilihan mereka pada 26 September, kalau mereka belum memilih lewat pos. (hp/vlz)

Sumber: Deutsche Welle
Ikuti kami di
Tribun JualBeli
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas