Tribun

Konflik di Afghanistan

Italia: Tidak Mungkin Mengakui Pemerintah Taliban, tetapi Warga Afghanistan Harus Dibantu

Italia menyatakan pemerintah Taliban tidak dapat diakui, tetapi warga Afghanistan harus dibantu untuk mencegah keruntuhan keuangan.

Penulis: Yurika Nendri Novianingsih
Editor: Citra Agusta Putri Anastasia
Italia: Tidak Mungkin Mengakui Pemerintah Taliban, tetapi Warga Afghanistan Harus Dibantu
AFP/BULENT KILIC
Anggota Taliban berkendara di penjara Pul-e-Charkhi di Kabul pada 16 September 2021 - Italia menyatakan pemerintah Taliban tidak dapat diakui, tetapi keuangan warga Afghanistan harus dibantu. 

Pada Jumat (24/9/2021), Departemen Keuangan Amerika Serikat mengatakan telah mengeluarkan dua lisensi umum.

Lisensi pertama mengizinkan pemerintah AS, LSM, dan organisasi internasional tertentu, termasuk PBB, untuk terlibat dalam transaksi dengan Taliban atau Jaringan Haqqani.

Kemudian, lisensi kedua di bawah sanksi yang diperlukan, untuk memberikan bantuan kemanusiaan.

Taliban menguasai negara itu bulan lalu ketika pasukan asing yang bersekutu dengan AS menarik diri dari Afghanistan setelah perang 20 tahun.

Peristiwa memuncak dalam perebutan ibu kota, Kabul, pada 15 Agustus, dua dekade setelah Taliban digulingkan dari kekuasaan oleh kampanye pimpinan AS menyusul serangan 11 September di Amerika Serikat.

PBB mengatakan, pada awal tahun, lebih dari 18 juta orang yakni sekitar setengah dari populasi Afghanistan membutuhkan bantuan di tengah kekeringan kedua negara itu dalam empat tahun.

Sekretaris Jenderal PBB, Antonio Guterres, mengatakan pekan lalu bahwa Afghanistan berada di ambang bencana kemanusiaan yang dramatis, dan telah memutuskan untuk terlibat dengan Taliban agar rakyat dapat terbantu.

(Tribunnews.com/Yurika)

Artikel terkait lainnya

Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas