Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Satu Aplikasi Jutaan
Cerita
Indonesia
DOWNLOAD NOW!
Tribun
LIVE ●

Soroti Persyaratan Vaksin Covid-19, Biden Kunjungi Chicago 7 Oktober 2021

Joe Biden akan mengunjungi Kota Chicago pada 7 Oktober mendatang untuk menggarisbawahi pentingnya persyaratan vaksin virus corona.

Tribun X Baca tanpa iklan
Penulis: Fitri Wulandari
Editor: Dewi Agustina
zoom-in Soroti Persyaratan Vaksin Covid-19, Biden Kunjungi Chicago 7 Oktober 2021
AFP
Dalam gambar yang dirilis oleh Gedung Putih ini, Presiden AS Joe Biden berbicara di telepon dengan Presiden Prancis Emmanuel Macron pada 22 September 2021, di Kantor Oval Gedung Putih di Washington, DC. Biden dan Macron berbicara untuk pertama kalinya sejak perselisihan meletus atas penjualan kapal selam ke Australia. 

Laporan Wartawan Tribunnews, Fitri Wulandari

TRIBUNNEWS.COM, WASHINGTON - Presiden Amerika Serikat (AS) Joe Biden akan mengunjungi Kota Chicago pada 7 Oktober mendatang untuk menggarisbawahi pentingnya persyaratan vaksin virus corona (Covid-19).

Pernyataan ini disampaikan Gedung Putih pada hari Senin (4/10/2021) waktu setempat.

"Pada hari Kamis, 7 Oktober, Presiden akan melakukan perjalanan ke daerah Chicago, Illinois untuk menyoroti pentingnya persyaratan vaksin Covid-19," kata Gedung Putih dalam sebuah pemberitahuan.

Dikutip dari laman Sputnik News, Selasa (5/10/2021), perjalanan Biden awalnya dijadwalkan pada Rabu lalu.

Namun ia harus menundanya dan tetap berada di Washington untuk bernegosiasi terkait langkah-langkah legislatif utama Kongres, termasuk apa yang disebut sebagai kesepakatan infrastruktur.

Baca juga: Joe Biden Terima Vaksin Booster, Minta Warga AS Segera Divaksinasi Covid-19

Pada hari Minggu lalu, Biden kembali meminta warga Amerika untuk menerima suntikan vaksin Covid-19, setelah sebelumnya ia menerima dosis penguat (booster) Pfizer, sesuai dengan rekomendasi dari Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC) AS.

Rekomendasi Untuk Anda

Perlu diketahui, Kantor Manajemen Personalia (OPM) AS dalam sebuah memorandum pada hari Jumat lalu telah mendesak Kepala Departemen dan Lembaga Federal negara itu untuk menegakkan mandat vaksin Covid-19 Biden terhadap para karyawan federal mulai 9 November mendatang.

Jika ada karyawan yang menolak atau tidak memberikan bukti vaksinasi, maka dapat dikenakan berbagai tindakan sanksi disipliner, termasuk pemecatan atau penghentian dari layanan federal.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas