Akses berita lokal lebih cepat dan mudah melalui aplikasi TRIBUNnews
X
Tribun
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
Desktop Version

Remaja Prancis Ditangkap Gara-gara Coba Masuk Rumah Sakit Pakai Paspor Vaksin Emmanuel Macron

Seorang remaja Prancis ditangkap dan didenda karena mencoba memasuki rumah sakit menggunakan paspor vaksin Presiden Emmanuel Macron.

Remaja Prancis Ditangkap Gara-gara Coba Masuk Rumah Sakit Pakai Paspor Vaksin Emmanuel Macron
EMMANUEL MACRON / TWITTER / AFP
Presiden Prancis Emmanuel Macron 

Laporan Wartawan Tribunnews, Fitri Wulandari

TRIBUNNEWS.COM, PARIS - Seorang remaja Prancis dilaporkan telah ditangkap dan didenda karena mencoba memasuki rumah sakit menggunakan data izin kesehatan berupa paspor vaksin Presiden Emmanuel Macron yang telah bocor secara online.

Ia mengaku menyamar sebagai Presiden 'hanya untuk bersenang-senang'.

Dikutip dari Russia Today, Senin (11/10/2021), remaja berusia 19 tahun itu menunjukkan QR code Macron di pintu sebuah rumah sakit di Marseille pada awal pekan ini.

Namun ini tidak membuat petugas keamanan rumah sakit tersebut tertipu, karena petugas ini membiarkannya masuk sebelum akhirnya memanggil polisi.

Remaja tersebut kemudian ditangkap dan dibawa ke kantor polisi. Namun selanjutnya dibebaskan dan hanya didenda karena 'menyajikan dokumen kesehatan milik pihak ketiga'.

Saat ditanya, remaja itu mengatakan dirinya tidak memiliki 'kartu kesehatan' sendiri, dan memutuskan untuk menggunakan data Macron 'hanya untuk bersenang-senang'.

Baca juga: Video Detik-detik Presiden Perancis Emmanuel Macron Dilempari Telur Saat Kunjungi Pameran Makanan

Perlu diketahui, sebelumnya data Macron bocor secara online pada bulan lalu, kebocoran ini diduga dilakukan oleh petugas kesehatan yang memiliki akses ke database vaksinasi pemerintah.

Baca juga: Macron dan Biden Bahas Kesepakatan Kapal Selam Australia, Dubes Prancis Kembali Bertugas di AS

Selain itu, terdapat pula data Perdana Menteri (PM) Prancis Jean Castex. Investigasi langsung diluncurkan setelah terjadinya kebocoran itu, sementara itu QR code Macron dan Castex telah dinonaktifkan.

Baca juga: Paus Fransiskus Ungkapkan Kesedihan Mendalam atas Kasus Pelecehan Seksual di Gereja Prancis

Diperkenalkan selama musim panas, sistem 'kartu kesehatan' Prancis mewajibkan warga menunjukkan bukti vaksinasi atau tes virus corona negatif mereka untuk bisa mengakses bar, restoran, pusat perbelanjaan maupun transportasi umum, diantara lokasi lainnya.

Sistem ini dianggap kontroversial, karena sejak diperkenalkan, ribuan pengunjuk rasa telah membanjiri jalan-jalan di kota Paris dan kota besar lainnya hampir setiap akhir pekan.

Penulis: Fitri Wulandari
Editor: Choirul Arifin
Ikuti kami di
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas