Tribun

Uji Coba di 3 Prefektur Jepang Paket Tes PCR dan Sertifikat Vaksinasi

Uji coba  akan dimulai pada tanggal 21 Oktober di restoran di prefektur Kyoto, dan akan diadakan secara berurutan di prefektur Hokkaido dan Fukuoka.

Editor: Johnson Simanjuntak
Uji Coba di 3 Prefektur Jepang Paket Tes PCR dan Sertifikat Vaksinasi
IST
metode baru yang diperkenalkan untuk mendeteksi Covid-19. Metode itu disebut metode kumur (gargling) alias RT-PCR Gargle. 

Laporan Koresponden Tribunnews.com, Richard Susilo dari Jepang

TRIBUNNEWS.COM, TOKYO -  Pemerintah Jepang mulai 21 Oktober akan perkenalkan uji coba paket tes PCR dan Vaksinasi untuk relaksasi kepada masyarakat supaya bisa makan berlima atau lebih di restoran khususnya di 3 prefektur Jepang.

"Jika ada sertifikat vaksinasi vaksin corona atau sertifikat tes negatif PCR datang ke  restoran di tiga prefektur maka bisa bebas makan dalam jumlah orang banyak," papar sumber Tribunnews.com Senin (18/10/2021).

Uji coba  akan dimulai pada tanggal 21 Oktober di restoran di prefektur Kyoto, dan akan diadakan secara berurutan di prefektur Hokkaido dan Fukuoka.

Serangkaian pemerintah daerah telah mengumumkan bahwa mereka akan mencabut permintaan pengendalian diri mereka, bahkan juga  pembatasan restoran dicabut di wilayah metropolitan Tokyo.

"Jika ada paket tes PCR/Vaksinasi, kami akan mengizinkan 5 orang atau lebih untuk makan malam dan memperpanjang jam kerja," tambahnya.

Ketika situasi infeksi membaik, beberapa pemerintah daerah mulai mencabut pembatasan restoran dan kembali ke bisnis normal, tetapi pemerintah akan bersiap untuk epidemi berikutnya yang diperkirakan terjadi di musim dingin melalui eksperimen percontohan.

Baca juga: Suhu Udara di Hokkaido -5,6 Derajat Celcius, Hari Ini Paling Dingin Selama Musim Gugur di Jepang

Di Prefektur Kyoto, itu akan diadakan dari 21 Oktober hingga 3 November di berbagai restoran Jepang.

Kemudian dari 22 hingga 30 Oktober di Hokkaido dan dari 25 Oktober hingga 29 Oktober di Prefektur Fukuoka.

Dengan paket (tes PCR dan sertifikat vaksinasi) pula kemungkinan pemerintah Jepang selanjutnya akan menerbitkan program GoToTravel, sehingga aman bagi masyarakat.

Sekaligus diskon setengah harga dimungkinkan untuk membangkitkan dunia pariwisata Jepang di dalam negeri dalam waktu dekat ini.

Ikuti kami di
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas