Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Mantan Menlu AS Meninggal Akibat Komplikasi Covid-19

Mantan Menlu AS Jenderal Colin L Powell meninggal karena komplikasi akibat virus corona.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
zoom-in Mantan Menlu AS Meninggal Akibat Komplikasi Covid-19
afp
Mantan Menlu AS Jenderal Colin L Powell meninggal karena komplikasi akibat virus corona. 

Laporan Wartawan Tribunnews, Fitri Wulandari

TRIBUNNEWS.COM, MARYLAND - Mantan Menteri Luar Negeri (Menlu) Amerika Serikat (AS) Jenderal Colin L Powell meninggal karena komplikasi akibat virus corona (Covid-19) di Walter Reed National Medical Center, Maryland.

"Kami telah kehilangan suami, ayah, kakek, dan warga Amerika yang luar biasa dan penyayang," tulis keluarganya dalam postingan di laman Facebook milik Powell.

Menurut postingan tersebut, Powell telah mendapatkan vaksinasi secara lengkap.

Dikutip dari laman Sputnik News, Selasa (19/10/2021), Menlu kulit hitam pertama AS ini memiliki jalur karier yang luar biasa setelah menjabat sebagai Penasihat Keamanan Nasional kulit hitam pertama selama akhir masa kepresidenan Presiden ke-40 AS Ronald Reagan serta menjadi Ketua Kepala Staf Gabungan Afrika-Amerika termuda sekaligus pertama di bawah kepemimpinan Presiden ke-41 AS George HW Bush.

Baca juga: Pertumbuhan Ekonomi Cina Melambat Akibat Pandemi Corona Hingga Utang

Baca juga: Asia dan Eropa Sudah, Amerika Serikat Kini Dibayangi Krisis Energi

Powell pun mendapatkan persetujuan dan popularitas publik, karena ia dianggap sebagai kandidat kuat untuk menjadi presiden kulit hitam pertama di negara itu.

Namun reputasinya anjlok selama masa jabatannya sebagai Menteri Luar Negeri pertama era Presiden ke-43 AS George W Bush.

Rekomendasi Untuk Anda

Perlu diketahui, George W Bush merupakan putra dari Presiden ke-41 AS, George HW Bush.

Reputasi Powell turun setelah mempresentasikan intelijen yang salah di hadapan Perserikatan Bangsa-bangsa (PBB) untuk mengadvokasi perang di Irak.

Ia kemudian menyebut keputusan ini sebagai 'noda' dalam catatannya.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas