Tribun

Virus Corona

Rusia Daftarkan Obat Anti-Covid Pertamanya

Pihak berwenang Rusia telah mendaftarkan solusi intravena untuk mengobati pasien virus corona (Covid-19).

Penulis: Fitri Wulandari
Editor: Malvyandie Haryadi
Rusia Daftarkan Obat Anti-Covid Pertamanya
Freepik
Ilustrasi Covid-19 

Laporan Wartawan Tribunnews, Fitri Wulandari

TRIBUNNEWS.COM, MOSKWA - Pihak berwenang Rusia telah mendaftarkan solusi intravena untuk mengobati pasien virus corona (Covid-19).

Sebagai pabrikan obat ini, Promomed mengatakan bahwa obat yang disebut 'Areplivir' ini dirancang untuk melawan Covid-19 secara langsung.

Perusahaan itu menambahkan, obat tersebut akan tersedia untuk digunakan di rumah sakit sebelum akhir tahun ini.

Dikutip dari laman Russia Today, Senin (15/11/2021), solusi ini adalah bentuk baru obat yang telah digunakan di Rusia sebagai pil sejak September 2020.

Ini didasarkan pada obat sintetis favipiravir yang terdaftar di Jepang untuk mengobati influenza, dan sedang dipelajari secara aktif sebagai obat anti-Covid yang potensial.

Baca juga: Kemenkes: Cakupan Vaksinasi Covid-19 Dosis Lengkap di Indonesia Lampaui Target WHO

Promomed mengklaim sebagai perusahaan pertama di dunia yang membuat favipiravir suntik, karena biasanya obat tersebut berbentuk bubuk yang tidak larut.

Areplivir adalah salah satu dari tiga obat berbasis favipiravir yang saat ini disebut-sebut sebagai pengobatan yang menjanjikan untuk Covid-19 di Rusia.

Promomed menerbitkan hasil uji klinis bentuk pil obat itu pada Oktober 2020, makalah ini diterbitkan dalam jurnal medis peer-review Rusia 'Infectious Diseases.'

Perusahaan itu menegaskan bahwa terapi Areplivir telah mendorong pemulihan yang lebih cepat dibandingkan dengan metode pengobatan tradisional, mengacu pada hasil penelitian yang menunjukkan sedikit atau tanpa efek samping yang ditimbulkan.

Baca juga: Pemerintah Dinilai Sudah Siap Hadapi Ancaman Kenaikan Kasus Covid-19 Akhir Tahun

Kendati demikian, Promomed belum menyajikan data apapun tentang uji klinis bentuk injeksi obat ini.

Areplivir merupakan obat terbaru yang terdaftar di seluruh dunia untuk pengobatan Covid-19.

Ada pula obat eksperimental lain yang diberikan secara intravena, termasuk diantaranya remdesivir.

Perdebatan tentang efektivitas dan keamanan obat anti-virus ini pun sedang terjadi, karena saat ini semakin banyak data pasien yang masuk.

Ikuti kami di
Klub
D
M
S
K
GM
GK
-/+
P
© 2022 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas