Tribun

Prancis Evakuasi Lebih dari 300 Orang dari Afghanistan

Pemerintah Prancis mengevakuasi lebih dari 300 orang dari Afghanistan, terdiri dari 258 warga Afganistan, 11 orang Prancis, 60 warga Belanda.

Penulis: Andari Wulan Nugrahani
Editor: Tiara Shelavie
Prancis Evakuasi Lebih dari 300 Orang dari Afghanistan
Davidson-Pool/Getty Images/AFP
Seorang wanita pengungsi Afghanistan membelai anaknya yang berusia 9 hari di dalam bangsal pediatrik fasilitas perawatan medis pada 2 Desember 2021 di Pangkalan Bersama McGuire-Dix-Lakehurst, New Jersey . Barbara 

TRIBUNNEWS.COM - Prancis telah mengevakuasi lebih dari 300 orang dari Afghanistan, Jumat (3/12/2021).

Juru bicara kementerian luar negeri Prancis mengatakan, dalam misi tersebut pihak berwenang membawa 258 warga Afganistan, 11 orang Prancis, 60 warga negara Belanda.

Dilansir Reuters, sebuah pernyataan kementerian mengungkapkan operasi itu diselenggarakan dengan bantuan dari Qatar.

Baca juga: Taliban Keluarkan Dekrit Larang Nikah Paksa di Afghanistan: Perempuan Tak Boleh Dianggap Properti

Baca juga: PBB Kemungkinan Tak Izinkan Taliban Afghanistan dan Junta Myanmar Wakili Negara Mereka

Seorang wanita pengungsi Afghanistan
Seorang wanita pengungsi Afghanistan membelai anaknya yang berusia 9 hari di dalam bangsal pediatrik fasilitas perawatan medis pada 2 Desember 2021 di Pangkalan Bersama McGuire-Dix-Lakehurst, New Jersey . Barbara

Pengungsi di antaranya merupakan warga Afghanistan yang berisiko, seperti jurnalis serta orang-orang yang memiliki hubungan dengan Prancis, termasuk pekerja sipil yang dipekerjakan oleh tentara Prancis.

Sejak 10 September, 110 orang Prancis dan 396 warga Afghanistan telah dievakuasi dari Afghanistan dalam 10 penerbangan yang diselenggarakan dengan bantuan Qatar, tambah pernyataan itu.

Prancis dan Qatar bersama-sama menjalankan misi kemanusiaan pada Kamis (2/12/2021).

Baca juga: Taliban Bunuh Lebih dari 100 Mantan Pasukan Keamanan Afghanistan

Baca juga: Diduga Depresi, Pengungsi Afghanistan Bakar Diri di Depan Kantor UNHCR di Medan

Anak-anak berjemur di bawah sinar matahari di samping tembok di sepanjang jalan di Distrik Nad Ali, Provinsi Helmand, Afghanistan pada Rabu (10/11/2021)
Anak-anak berjemur di bawah sinar matahari di samping tembok di sepanjang jalan di Distrik Nad Ali, Provinsi Helmand, Afghanistan pada Rabu (10/11/2021) (AFP)

Mereka mengirimkan peralatan medis, makanan, dan pasokan musim dingin ke organisasi internasional yang beroperasi di negara itu dengan pesawat militer Qatar, kata juru bicara kementerian luar negeri Prancis.

Program Pembangunan Perserikatan Bangsa-Bangsa (UNDP) minggu ini menggambarkan prospek sosial ekonomi yang "mengkhawatirkan" untuk Afghanistan selama 13 bulan ke depan.

Afghanistan sedang berjuang dengan penurunan tajam dalam bantuan pembangunan internasional setelah Taliban merebut kekuasaan pada Agustus.

UNDP telah memproyeksikan bahwa kemiskinan dapat menjadi hampir universal pada pertengahan 2022.

Berita lain terkait dengan Prancis

(Tribunnews.com/Andari Wulan Nugrahani)

Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
© 2022 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas