Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●
Update Jadwal & Skor
Menuju Kick-Off
00
Hari
00
Jam
00
Menit
00
Detik
Grup A - Matchday 1
Jumat, 12 Juni 2026 | 09:00 WIB
Mexico
Meksiko
VS
South Africa
Afrika Selatan
Grup A - Matchday 1
Jumat, 12 Juni 2026 | 16:00 WIB
South Korea
Korea Selatan
VS
Czechia
Ceko
Lihat Selengkapnya
Semua Jadwal Laga

Lebih dari 30 Persen Pendapatan Jepang Tahun 2022 akan Bergantung pada Obligasi Pemerintah

Jumlah obligasi pemerintah yang beredar diperkirakan akan melebihi 1.000 triliun yen pada akhir tahun fiskal ini.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Dewi Agustina
zoom-in Lebih dari 30 Persen Pendapatan Jepang Tahun 2022 akan Bergantung pada Obligasi Pemerintah
Richard Susilo
Kementerian Keuangan Jepang di Kasumigaseki Tokyo. 

Laporan Koresponden Tribunnews.com, Richard Susilo dari Jepang

TRIBUNNEWS.COM, TOKYO - Rencana anggaran pemerintah untuk tahun fiskal 2022 jumlah total rekening umum akan melebihi 107 triliun yen dan mencapai rekor tertinggi. Dan lebih dari 30 persen dari pendapatan akan bergantung pada obligasi pemerintah.

Jumlah obligasi pemerintah yang beredar diperkirakan akan melebihi 1.000 triliun yen pada akhir tahun fiskal ini.

Dan selain membangun kembali ekonomi yang rusak akibat virus corona, bagaimana mengatasi konsolidasi fiskal menjadi masalah yang lebih penting.

Anggaran untuk tahun fiskal 2022, yang disetujui oleh pemerintah pada tanggal 24 Desember 2021, mencapai rekor tertinggi 107 triliun 596,4 miliar yen dalam neraca umum untuk 10 tahun berturut-turut.

Karena penuaan populasi, "biaya jaminan sosial" seperti perawatan medis dan perawatan jangka panjang telah meningkat menjadi lebih dari 36 triliun yen, dan pengeluaran terus meningkat.

Baca juga: Jepang Umumkan Tidak Akan Kirim Delegasi Pemerintah ke Olimpiade Beijing 2022

Di sisi lain, pendapatan diperkirakan akan mencapai rekor tertinggi 65 triliun yen karena tren pemulihan laba perusahaan, tetapi 34 persen dari total pendapatan masih bergantung pada obligasi pemerintah.

Dengan efek virus corona yang berlarut-larut, saldo obligasi pemerintah diperkirakan akan melebihi 1.000 triliun yen untuk pertama kalinya pada akhir tahun fiskal ini, yang akan menjadi isu penting.

Rekomendasi Untuk Anda

Selain itu, mengenai "perimbangan primer", yang merupakan salah satu indikator konsolidasi fiskal, pemerintah telah menetapkan tujuan untuk mengubah pemerintah pusat dan daerah menjadi hitam pada tahun 2025, tetapi dapat terus mematuhi target tahun ini.

Pemerintah Jepang akan memberikan fokus besar pada pengelolaan keuangan, konsolidasi fiskal Jepang di masa depan.

Sementara itu beasiswa (ke Jepang), belajar gratis di sekolah bahasa Jepang di Jepang, serta upaya belajar bahasa Jepang yang lebih efektif melalui aplikasi zoom terus dilakukan bagi warga Indonesia secara aktif dengan target belajar ke sekolah di Jepang. Info lengkap silakan email: info@sekolah.biz dengan subject: Belajar bahasa Jepang.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas