Kabar Seputar Covid-19 di Seluruh Dunia: Prancis Longgarkan Pembatasan, Tonga Lockdown
Dari Tonga yang sudah dimasuki Covid-19, hingga Prancis yang melonggarkan sejumlah pembatasan, berikut berita terbaru seputar virus corona di dunia.
Penulis:
Tiara Shelavie
Editor:
Arif Fajar Nasucha
TRIBUNNEWS.COM - Berikut update situasi Covid-19 di sejumlah negara hingga Rabu (2/2/2022) siang.
Dari Tonga yang sudah dimasuki Covid-19, hingga Prancis yang melonggarkan sejumlah pembatasan, berikut berita terbaru seputar virus corona di dunia seperti dilansir The Guardian.
Prancis Longgarkan Aturan Covid-19, Termasuk Boleh Lepas Masker di Luar Ruangan
Prancis akan mulai mencabut beberapa pembatasan Covid-19 pada hari Rabu (2/2/2022), termasuk wajib memakai masker di luar ruangan, lapor Agence France-Presse.
Batas kapasitas penonton untuk ruang konser, pertandingan olahraga, dan acara lainnya juga akan dihapus.
WFH tidak lagi diwajibkan, tapi tetap direkomendasikan.
Langkah ini menjadi tanda dimulainya relaksasi dua-tahap dari pembatasan yang diumumkan pada akhir Januari lalu.
Baca juga: Update Covid-19 Global 2 Februari 2022: Kasus Aktif di Seluruh Dunia Capai 73.419.962
Baca juga: Prancis Longgarkan Aturan Pembatasan Covid-19, Termasuk Pemakaian Masker di Luar Ruangan
"Prancis akan mencabut sebagian besar pembatasan pada bulan Februari berkat izin vaksinasi baru, yang menggantikan izin kesehatan," kata perdana menteri Jean Castex pada Januari.
Tahap kedua dari pencabutan pembatasan yaitu pembukaan klub malam, yang tutup sejak Desember, pada 16 Februari.
Area berdiri akan diizinkan lagi di konser, acara olahraga, dan bar.
Paris tidak membuat pelonggaran pembatasan berdasarkan kemajuan situasi kesehatan.
Pihak berwenang memandang ancaman varian Omicron "terbatas" dan "kurang berbahaya" daripada jenis virus sebelumnya, meskipun lebih menular.
Rata-rata 322.256 kasus tercatat selama tujuh hari sebelumnya, menurut data terbaru, dibandingkan dengan 366.179 seminggu yang lalu.
Tonga Di-lockdown
Tonga telah memberlakukan lockdown setelah mencatat dua kasus Covid-19 di antara pekerja pelabuhan.