Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Satu Aplikasi Jutaan
Cerita
Indonesia
DOWNLOAD NOW!
Tribun
LIVE ●

Pemerintah Rusia Batasi Warganya untuk Mengakses Twitter

Twitter mengatakan pengguna di Rusia mendapat pembatasan dari Pemerintah negara itu, di tengah serangan yang dilakukan terhadap Ukraina

Tribun X Baca tanpa iklan
Penulis: Nur Febriana Trinugraheni
zoom-in Pemerintah Rusia Batasi Warganya untuk Mengakses Twitter
IST
Ilustrasi 

Laporan Wartawan Tribunnews, Nur Febriana Trinugraheni

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – Platform media sosial Twitter mengatakan pengguna di Rusia mendapat pembatasan dari Pemerintah negara itu, di tengah serangan yang dilakukan terhadap Ukraina.

Dikutip dari dailysabah.com, Minggu (27/2/2022) pihak Twitter berujar sedang bekerja keras untuk menjaga layanannya tetap aman dan dapat diakses.

Namun mereka tidak segera menanggapi pertanyaan apakah Rusia telah berkomunikasi dengan Twitter tentang tindakan mereka.

Baca juga: Pemerintah AS dan Uni Eropa akan Hapus Bank Rusia dari Jaringan SWIFT

Observatorium pemblokiran internet NetBlocks melaporkan, Twitter telah dibatasi pada jaringan terbuka. Pengguna di Rusia bisa mengakses layanan Twitter melalui VPN, namun dengan koneksi yang terbatas.

Pemerintah Rusia berusaha melakukan kontrol ketat atas penggunaan internet dan media sosial besar selama bertahun-tahun.

Menurut para kritikus upaya ini dapat mengancam kebebasan individu dan perusahaan, serta dinilai sebagai bagian dari tindakan keras untuk para penentang Kremlin untuk melakukan protes secara terang-terangan.

Rekomendasi Untuk Anda

Tahun lalu, pemerintah Rusia memperlambat kecepatan akses ke Twitter, sebagai bentuk hukuman karena Twitter tidak menghapus konten ilegal mereka dari platform-nya.

Baca juga: Ukraina Bentuk Tentara IT untuk Perangi Penyusupan Digital Rusia

Pada Jumat (25/2/2022) kemarin, atau satu hari setelah Rusia menginvasi Ukraina, pemerintah menegaskan akan membatasi sebagian akses warganya ke platform media sosial lainnya yaitu Facebook.

Pembatasan Facebook dilakukan karena platform ini menghapus empat akun organisasi media yang dikelola pemerintah.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas