Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Ukraina Klaim Hancurkan 13 Target Udara Rusia dalam Sehari

Pernyataan ini disampaikan Komando AU Angkatan Bersenjata Ukraina dalam sebuah pernyataan pada laman Facebooknya.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
zoom-in Ukraina Klaim Hancurkan 13 Target Udara Rusia dalam Sehari
Ist
Ilustrasi: Sukhoi Rusia. 

Laporan Wartawan Tribunnews, Fitri Wulandari

TRIBUNNEWS.COM, KIEV - Angkatan Udara (AU) Ukraina pada Sabtu kemarin mengklaim telah menghancurkan 13 target udara Rusia, termasuk 3 pesawat, 1 helikopter, dan 4 rudal jelajah.

Pernyataan ini disampaikan Komando AU Angkatan Bersenjata Ukraina dalam sebuah pernyataan pada laman Facebooknya.

"Pada 9 April (Sabtu kemarin), pertahanan udara Angkatan Udara, Angkatan Darat dan Pasukan Serangan Udara Ukraina menghantam setidaknya 13 target udara pasukan Rusia, terdiri dari 3 pesawat, 1 helikopter, 5 kendaraan udara tak berawak, 4 rudal jelajah," kata Komando AU Angkatan Bersenjata Ukraina.

Dikutip dari laman Ukrinform, Minggu (10/4/2022), pada Sabtu kemarin, pasukan pertahanan Ukraina disebut berhasil menangkis 8 serangan Rusia dan menghancurkan 4 tank, 8 kendaraan lapis baja, 7 kendaraan bermotor, dan 4 kendaraan udara tak berawak di area Operasi Pasukan Gabungan (JFO).

Baca juga: Penjaga Putin Bawa Koper Diduga Tas Nuklir Rahasia, Jaga sang Presiden Rusia dari Upaya Pembunuhan

Sebelumnya, Presiden Rusia Vladimir Putin mengatakan dalam pidato yang disiarkan televisi nasional negara itu pada 24 Februari lalu bahwa sebagai tanggapan atas permintaan para Kepala Republik Donbass, ia telah membuat keputusan untuk melakukan operasi militer khusus ke Ukraina.

Operasi ini dilakukan untuk melindungi orang-orang 'yang telah mengalami pelecehan dan genosida oleh rezim Ukraina selama 8 tahun'.

Rekomendasi Untuk Anda

Kendati demikian, pemimpin Rusia itu menekankan bahwa negaranya tidak memiliki rencana untuk menduduki wilayah Ukraina.

Ia juga menekankan operasi tersebut ditujukan untuk 'denazifikasi dan demiliterisasi Ukraina'.

Sementara itu, negara Barat telah memberlakukan sanksi besar-besaran terhadap Rusia karena melakukan invasi ke Ukraina.

Penerapan sanksi ditujukan terhadap badan hukum maupun individu swasta Rusia.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas