Tribun

Virus Corona

Beijing Larang Warga Makan di Restoran, Harus Tunjukkan Hasil Tes Negatif Covid-19

Pejabat terkait mengatakan penduduk Beijing diwajibkan menunjukkan hasil tes negatif untuk Covid-19 untuk dapat mengunjungi ruang publik.

Penulis: Andari Wulan Nugrahani
Editor: Nuryanti
zoom-in Beijing Larang Warga Makan di Restoran, Harus Tunjukkan Hasil Tes Negatif Covid-19
Noel Celis / AFP
Seorang petugas kesehatan mengambil sampel swab dari seorang wanita untuk tes virus corona Covid-19 di Beijing pada 1 Mei 2022. Restoran di seluruh Beijing memberlakukan aturan ketat bagi pengunjung yang hendak makan di tempat. 

TRIBUNNEWS.COM - Restoran di seluruh Beijing memberlakukan aturan ketat bagi pengunjung yang hendak makan di tempat.

Pejabat terkait mengatakan penduduk Beijing diwajibkan menunjukkan hasil tes negatif Covid-19 untuk dapat mengunjungi ruang publik, Sabtu (30/4/2022), dilansir Al Jazeera.

Dihadapkan dengan varian Omicron yang sangat menular, pejabat China telah menggandakan kebijakan Zero-Covid mereka.

Pemerintah juga berupaya menghancurkan kluster virus melalui pengujian massal dan penguncian.

Baca juga: Situasi Covid-19 di China: Beijing Perketat Pembatasan, Warga Shanghai Akhirnya Boleh Keluar Rumah

Baca juga: Serbia Pamer Rudal Baru dari China di Tengah Perang Rusia-Ukraina

Seorang petugas kesehatan mengambil sampel swab dari seorang wanita untuk tes virus corona Covid-19 di Beijing pada 1 Mei 2022.
Seorang petugas kesehatan mengambil sampel swab dari seorang wanita untuk tes virus corona Covid-19 di Beijing pada 1 Mei 2022. (Noel Celis / AFP)

Meskipun biaya ekonomi meningkat, pemerintah mengumumkan akan lebih membatasi akses ke ruang publik.

Tak ada makan di restoran

Dari tanggal 1-4 Mei, restoran-restoran kota akan menghentikan makan di tempat, dan hanya mengizinkan pengiriman, pejabat perdagangan lokal Ding Jianhua mengatakan pada konferensi pers pada Sabtu.

Pihak berwenang juga mengatakan sejauh ini mereka telah menyiapkan 4.000 tempat tidur rumah sakit darurat–biasanya digunakan untuk pasien dengan gejala ringan atau tanpa gejala Covid-19 dan mempercepat penyiapan tempat karantina yang lebih besar.

Baca juga: BAC 2022: Akane Yamahuchi ke Final, Ditunggu Pemain Muda Asal China

Baca juga: Update Covid-19 Global 2 Mei 2022: Total Infeksi Covid-19 513.523.146 Kasus

Untuk kegiatan seperti acara olahraga dan perjalanan kelompok, peserta juga harus menunjukkan tes negatif Covid-19 yang diambil dalam waktu 48 jam, bersama dengan bukti vaksinasi penuh, sesuai dengan aturan baru.

Dikutip dari worldometers.indo, sejak pandemi melanda, China sampai hari ini sudah mencatat 217.452 kasus Covid-19, dengan total kematian mencapai 5.092 jiwa.

Pasien sembuh yang dilaporkan mencapai 192.187 orang.

Per Senin (2/5/2022) kasus aktif di China ada 52 orang.

(Tribunnews.com/Andari Wulan Nugrahani)

© 2023 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas