Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

WHO Konfirmasi 780 Kasus Monkeypox Ditemukan di 27 Negara

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mengungkapkan memiliki data 780 kasus cacar monyet yang dikonfirmasi.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
zoom-in WHO Konfirmasi 780 Kasus Monkeypox Ditemukan di 27 Negara
rte.ie
Roche mengklaim berhasil menemukan alat tes Polymerase Chain Reaction (PCR) yang dapat mendeteksi penyakit cacar monyet (Monkeypox), saat virus itu menyebar ke luar dari negara endemik. 

TRIBUNNEWS.COM - Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mengungkapkan memiliki data 780 kasus cacar monyet yang dikonfirmasi.

Dilansir TASS, informasi tentang mereka diterima dari 27 negara yang tidak endemik penyakit ini, menurut pembaruan situasi organisasi yang diterbitkan di Jenewa pada hari Minggu (5/6/2022).

“Sejak 13 Mei 2022, dan pada 2 Juni 2022, 780 kasus yang dikonfirmasi laboratorium telah dilaporkan atau diidentifikasi oleh WHO dari 27 Negara Anggota di empat wilayah WHO yang tidak endemik virus cacar monyet,” catat pembaruan tersebut.

Ditekankan bahwa sejak 26 Mei hingga 2 Juni, sekitar 523 kasus baru cacar monyet terdeteksi.

Baca juga: Hasil Tes Lab Dugaan Kasus Monkeypox di Thailand Semuanya Negatif

Baca juga: Jumlah Kasus Monkeypox di Prancis Meningkat Jadi 33 Kasus

Roche mengklaim berhasil menemukan alat tes Polymerase Chain Reaction (PCR) yang dapat mendeteksi penyakit cacar monyet (Monkeypox), saat virus itu menyebar ke luar dari negara endemik.
Roche mengklaim berhasil menemukan alat tes Polymerase Chain Reaction (PCR) yang dapat mendeteksi penyakit cacar monyet (Monkeypox), saat virus itu menyebar ke luar dari negara endemik. (rte.ie)

Hingga 2 Juni, tidak ada kematian akibat penyakit ini yang tercatat.

Informasi tentang infeksi diterima "melalui kesehatan seksual atau layanan kesehatan lainnya di fasilitas perawatan kesehatan primer atau sekunder dan telah melibatkan terutama.

Tetapi tidak secara eksklusif, laki-laki yang berhubungan seks dengan laki-laki," menurut WHO.

Rekomendasi Untuk Anda

Negara yang melaporkan kasus infeksi Monkeypox tertinggi:

1. Inggris laporkan 207 kasus

2. Spanyol laporkan 156 kasus

3. Portugal laporkan 138 kasus

4. Kanada laporkan 58 kasus

5. Jerman laporkan 57 kasus

6. Prancis laporkan 33 kasus

7. Belanda laporkan 31 kasus

8. Italia laporkan 20 kasus

9. AS laporkan 19 kasus

10. Belgia laporkan 12 kasus

Baca juga: Ahli: Terlalu Dini Simpulkan Monkeypox Bisa Picu Risiko Kesehatan Masyarakat

Staf medis yang mengenakan peralatan pelindung memasuki area karantina pusat LSM medis Internasional Doctors Without Borders (Medecins sans frontieres - MSF), di Zomea Kaka, di wilayah Lobaya, di Republik Afrika Tengah pada 18 Oktober 2018.
Staf medis yang mengenakan peralatan pelindung memasuki area karantina pusat LSM medis Internasional Doctors Without Borders (Medecins sans frontieres - MSF), di Zomea Kaka, di wilayah Lobaya, di Republik Afrika Tengah pada 18 Oktober 2018. (CHARLES BOUESSEL / AFP)

Monkeypox adalah penyakit virus langka yang endemik di daerah terpencil di dekat hutan tropis Afrika Tengah dan Barat.

Menurut WHO, virus ini biasanya ditularkan ke manusia oleh hewan liar, seperti hewan pengerat dan primata.

Sedangkan penyebaran sekundernya di antara manusia terbatas.

Menurut WHO, biasanya koefisien kematian selama wabah cacar monyet berkisar antara 1 % hingga 10 % dengan mayoritas kematian pada kelompok usia yang lebih muda.

Tidak ada pengobatan atau vaksin khusus, namun inokulasi dini terhadap cacar juga berfungsi sebagai pencegahan yang sangat efektif.

Baca juga: Epidemiolog Sebut Tidak Tahu Berapa Lama Virus Monkeypox Telah Menyebar

Vaksin Monkeypox

Dikutip CNBC, ada 2 jenis vaksin yang kini dimiliki negara itu, namun opsi yang lebih disukai adalah vaksin yang memiliki pasokan lebih sedikit.

Jynneos adalah vaksin dua dosis yang disetujui oleh Badan Pengawas Obat dan Makanan (FDA) AS pada 2019 untuk mencegah Monkeypox pada orang berusia 18 tahun ke atas.

CDC umumnya merekomendasikan vaksin Jynneos dibandingkan pilihan lainnya yakni ACAM2000, yang merupakan vaksin cacar generasi tua yang dapat menimbulkan efek samping serius.

Pekan lalu, pejabat CDC Dr. Jennifer McQuiston mengatakan bahwa AS memiliki 1.000 dosis Jynneos yang tersedia.

Baca juga: Vaksin ACAM2000 Monkeypox Disebut Bahaya untuk Ibu Hamil hingga Penderita Penyakit Jantung

Dosis tersebut pun memiliki umur simpan selama 3 tahun.

Selain Jynneos, pemerintah AS juga memiliki persediaan lebih dari 100 juta dosis ACAM2000 yang diproduksi oleh Emergent BioSolutions.

Perlu diketahui, Jynneos dan ACAM2000 dapat diberikan sebelum maupun sesudah terpapar virus.

Namun, pasien perlu menerima vaksin itu dalam waktu 4 hari setelah terpapar untuk mencegah timbulnya penyakit.

Berita lain terkait dengan Penyakit cacar monyet

(Tribunnews.com/Andari Wulan Nugrahani)

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas