Tribun

Konflik Rusia Vs Ukraina

Rusia Klaim Hancurkan Dua Senjata Canggih Sumbangan AS dan Gudang Amunisi di Ukraina Timur

Militer Rusia mengaku sukses menghancurkan sistem roket HIMARS sumbangan Amerika Serikat kepada Ukraina, namun klaim itu dibantah Kyiv.

Penulis: Ika Nur Cahyani
Editor: Whiesa Daniswara
zoom-in Rusia Klaim Hancurkan Dua Senjata Canggih Sumbangan AS dan Gudang Amunisi di Ukraina Timur
AFP
Personel militer AS berjaga di depan Sistem Roket Artileri Mobilitas Tinggi (HIMARS) M142 selama Pameran Pertahanan Dunia pertama Arab Saudi, di utara ibu kota Riyadh, pada 6 Maret 2022. - Militer Rusia mengaku sukses menghancurkan sistem roket HIMARS sumbangan Amerika Serikat kepada Ukraina, namun klaim itu dibantah Kyiv. 

TRIBUNNEWS.COM - Kementerian Pertahanan Rusia mengaku berhasil menghancurkan dua Sistem Roket Artileri Mobilitas Tinggi M142 (HIMARS) sumbangan AS kepada Ukraina.

Dalam pernyataan Kementerian pada Rabu (6/7/2022), Rusia juga mengklaim telah menghancurkan gudang amunisi di Ukraina timur.

Namun pernyataan ini dibantah pihak Ukraina.

Diketahui, HIMARS adalah senjata canggih yang diberikan Amerika Serikat (AS) dan sekutunya kepada Kyiv.

Pasukan Rusia disebut sukses menghancurkan dua depot amunisi yang menyimpan roket untuk HIMARS di dekat garis depan di sebuah desa selatan Kramatorsk di wilayah Donetsk, Ukraina timur.

Wilayah Donetsk memang menjadi fokus utama Rusia setelah menguasai Luhansk pada Minggu lalu.

Baca juga: Ukraina Selidiki Lebih dari 21.000 Kasus Dugaan Kejahatan Perang oleh Rusia

Kementerian Pertahanan Rusia pun merilis rekaman yang dikatakan menunjukkan momen serangan tersebut.

Dilansir Straits Times, pihak Ukraina membantah kabar ini.

Dalam postingan di Twitter, militer Ukraina mengatakan bahwa klaim Rusia itu tidak benar dan justru HIMARS yang dipasok AS berhasil untuk melawan pasukan Rusia.

Ukraina hanya menerima empat sistem HIMARS pada awal Juli, kata Dewan Hubungan Luar Negeri Eropa dalam sebuah laporan.

AS telah berjanji untuk mengirimkan delapan unit pada pertengahan Juli.

Bantuan senjata Barat penting bagi Ukraina untuk melawan serangan dari pasukan Rusia.

HIMARS
HIMARS (US Army) - Militer Rusia mengaku sukses menghancurkan sistem roket HIMARS sumbangan Amerika Serikat kepada Ukraina, namun klaim itu dibantah Kyiv.

Kyiv sendiri terus mendorong Barat untuk lebih banyak mengirimkan peralatan dan persenjataan di medan perang.

Presiden AS, Joe Biden menyetujui permintaan Kyiv atas sistem peluncur roket HIMARS pada akhir Mei lalu.

© 2022 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas