Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Satu Aplikasi Jutaan
Cerita
Indonesia
DOWNLOAD NOW!
Tribun
LIVE ●

KBRI Tunis Gelar Diplomasi Puisi Indonesia -Tunisia

Ia menambahkan, puisi merupakan bagian pentung dalam membangun cinta Tanah Air

Tribun X Baca tanpa iklan
zoom-in KBRI Tunis Gelar Diplomasi Puisi Indonesia -Tunisia
KBRI Tunis
KBRI Tunis menggelar kegiatan "Diplomasi Puisi Indonesia-Tunisia" di Wisma Duta Besar RI, Senin (18/7/2022). 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Srihandriatmo Malau

TRIBUNNEWS.COM, TUNIS - KBRI Tunis menggelar kegiatan "Diplomasi Puisi Indonesia-Tunisia" di Wisma Duta Besar RI, Senin (18/7/2022).

Kegiatan ini menghadirkan sastrawan dan penyair nasional, Jamal D Rahman dan sejumlah penyair asal Tunisia, di antaranya: Anis Syusyan, Muhammad Ghazi, Izzuddin Syabi, Hindun Trabelsi, Rasyid Arfawi, dan Mukhtar Amrawi.

Kegiatan tersebut dalam rangka memperkokoh persahabatan Indonesia-Tunisia.

"KBRI Tunis mempunyai slogan Indonesia-Tunis sahabat dan saudara. Persahabatan ini harus diterjemahkan dalam berbagai bidang, khususnya kebudayaan."

Baca juga: Ada Karya Prilly Latuconsina, Ini 3 Rekomendasi Buku Puisi Buatan Artis Indonesia

"Kami senang sekali para penyair Tunisia menyambut baik inisiatif "Diplomasi Puisi Indonesia-Tunisia" ini.

Ini artinya hubungan bilateral di antara kedua negara sangat baik dan dekat", ujar Dubes RI untuk Tunusia, Zuhairi Misrawi yang sangat mencintai kebudayaan ini.

Rekomendasi Untuk Anda

Ia menambahkan, puisi merupakan bagian pentung dalam membangun cinta Tanah Air.

"Puisi adalah insfrastruktur kebangsaan. Dan pada malam Diplomasi Puisi, saya pun membacakan puisi "Aku Memanggilmu Tunis", karya Jamal D. Rahman yang di dalamnya mengisahkan persahabatan Sukarno dan Habib Bourgaiba sebagai basis hubungan bilateral Indonesia-Tunisia", ujar Dubes RI yang akrab dikenal sebagai Cendekiawan Nahdlatul Ulama.

Sementara itu, Jamal D. Rahman membacakan puisi yang tentang Abul Hasal al-Syadzili, puisi dalam buku al-Muqaddimah Ibnu Khaldun, Palestina, dan beberapa puisi karyanya.

"Saya senang bisa berjumpa para penyair asal Tunisia. Puisi dapat mendekatkan Indonesia-Tunisia. Sebab itu, saya mendukung penuh diplomasi puisi sebagai jalan memperkokoh persahabatan di antara kedua negara", pungkasnya.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas