Diduga Selfie di Dekat Helikopter, Kepala dan Badan Ini Pemuda Ditebas Baling-Baling yang Berputar
Peristiwa yang menimpa pria Inggris ini terjadi di bandara kecil di Kota Spata, dekat Athena, Yunani, Senin (25/7/2022) malam
Editor:
Eko Sutriyanto
TRIBUNNEWS.COM, YUNANI - Jack Fenton, pemuda berusia 22 tahun asal Kent, Inggris yang diketahui sedang liburan di Yunani tewas setelah tubuhnya dan kepalanya tertebas baling-baling helikopter Bell 407.
Diduga saat itu korban saat melakukan selfie di belakangan helikopter yang dalam kondisi baling-baling berputar.
Peristiwa memilukan ini terjadi di bandara kecil di Kota Spata, dekat Athena, Yunani, Senin (25/7/2022) malam.
Laporan BBC News menyebut, korban diidentifikasi bernama
Polisi Yunani menangkap dua pilot dan seorang anggota kru darat sehubungan dengan kematian korban.
Mereka menghadapi tuduhan pembunuhan karena kelalaian.
Baca juga: KPK Telisik Proses Pengadaan Helikopter Angkut AW-101 Lewat Perwira TNI AU
Namun mereka kemudian dibebaskan, sambil menunggu penyelidikan lebih lanjut.
Penyelidik sedang berlangsung untuk mengetahui penyebab Fenton bisa tertebas baling-baling helikopter.
Korban diketahui tertebas baling-baling setelah turun dari helikopter di bandara kecil itu usai liburan bersama keluarga dan tiga temannya.
Ia mengatakan, telah berjalan ke belakang helikopter, yang mesinnya masih hidup, dan kepalanya langsung tertebas baling-baling helikoper.
Fenton diyakini sedang menelepon atau mencoba mengambil selfie pada saat kejadian.
Korban mengalami luka parah dan meninggal di tempat.
Penyelidik akan memeriksa apakah prosedur keselamatan diikuti sebelum penumpang diizinkan keluar.
Tetapi sumber polisi mengatakan bahwa pilot utama berpengalaman dan memiliki jam terbang tinggi.
"Penyelidikan kami fokus pada kelalaian. Timbul pertanyaan dari keterangan saksi, mengapa kipas angin tidak berhenti berputar saat penumpang diperbolehkan turun Senin lalu," kata sumber kepolisian, dikutip dari Kosmo.
Baca juga: Hilang Kontak Pada Kemarin, Helikopter di Rusia Ditemukan Puing-puingnya
Helikopter kedua yang membawa orang tuanya dialihkan sehingga mereka tidak bisa melihat kejadian mengerikan itu, lapor stasiun siaran Sky News.
Kepala kepolisian setempat, Girgos Kalliakmanis, mengatakan baling-baling helikopter berputar selama sekitar dua menit ketika mesin dimatikan kecuali pilot menekan tombol yang menghentikannya dalam waktu sekitar 50 detik, menurut Sky News.
"Pintu helikopter tidak memiliki keamanan, siapa pun dapat membuka pintu dan keluar,” kata dia.
"Penyelidikan awal akan melihat apakah pilot memberi tahu mereka (penumpang) untuk keluar hanya ketika baling-baling berhenti," ujarnya. (Serambinews.com/Agus Ramadhan)
Artikel ini telah tayang di SerambiNews.com dengan judul Selfie Berakhir Tragis, Pemuda 22 Tahun Meninggal Tertebas Baling-baling Helikopter, Pilot Ditangkap