Tribun

Kim Jong Un Serukan Perang, Senjata Nuklir Korut Siap Lawan AS dan Korea Selatan

Kecaman tersebut dilontarkan Kim Jong Un dalam acara ulang tahun gencatan senjata Perang Korea ke-69, pada Rabu (27/7/2022).

Penulis: Namira Yunia Lestanti
Editor: Hendra Gunawan
zoom-in Kim Jong Un Serukan Perang, Senjata Nuklir Korut Siap Lawan AS dan Korea Selatan
Selebaran / Kepala Staf Gabungan Korea Selatan / AFP
Foto selebaran ini diambil pada 6 Juni 2022 dan dirilis oleh Kepala Staf Gabungan Korea Selatan melalui kantor berita Yonhap di Seoul menunjukkan Sistem Rudal Taktis Angkatan Darat (ATACMS) menembakkan rudal dari lokasi yang dirahasiakan di pantai timur Korea Selatan selama Korea Selatan- Latihan tembak-menembak bersama AS bertujuan untuk melawan uji coba rudal Korea Utara. Korea Selatan dan Amerika Serikat menembakkan delapan rudal balistik pada 6 Juni sebagai tanggapan atas uji coba senjata Korea Utara pada hari sebelumnya, kata militer Seoul. 

Laporan Wartawan Tribunnews.com Namira Yunia Lestanti

TRIBUNNEWS, PYONGYANG - Pemimpin Korea Utara, Kim Jong Un mengatakan negaranya siap untuk memobilisasi pencegah perang nuklirnya untuk melawan bentrokan militer AS serta angkatan bersenjata Korea Selatan.

"Angkatan bersenjata kita benar-benar siap untuk menanggapi krisis apapun, dan bangsa kita juga siap sepenuhnya untuk menggerakkan kekuatan mutlak dengan setia, akurat dan segera menjalankan misinya," kata Kim Jong-un.

Kecaman tersebut dilontarkan Kim Jong Un dalam acara ulang tahun gencatan senjata Perang Korea ke-69, pada Rabu (27/7/2022).

Baca juga: Rentetan Rudal Rusia Hujani Ukraina Utara, Perbatasan dengan Belarusia

Dalam acara ini Jong Un menjelaskan bahkan senjata nuklir negaranya kini telah siap melumpuhkan AS dan negara tetangganya yaitu Korea Selatan, apabila mereka nekat melakukan konfrontasi militer.

"Saya sekali lagi menjelaskan bahwa Korea Utara sepenuhnya siap untuk setiap konfrontasi militer dengan Amerika Serikat," jelas Kim.

Pembangunan senjata nuklir yang dilakukan Korea Utara sebenarnya sudah mulai digarap sejak tahun 2017 silam, tepatnya setelah Amerika Serikat sering menyerukan konfrontasi dengan Pyongyang.

Tak hanya itu adanya kekhawatiran Korea Utara akan tindakan Amerika Serikat yang melakukan standar ganda atas kegiatan militernya juga menjadi pemicu utama mengapa Korea Utara berupaya keras meningkatkan pembangunan senjata nuklir.

Bahkan untuk meningkatkan benteng pertahanan dalam negeri, Korea Utara juga rajin melakukan uji coba rudal hipersonik serta senjata nuklir taktis lainnya dalam beberapa bulan terakhir.

Meskipun tindakan Kim telah mendapatkan kecaman keras dari sejumlah negara, namun hal tersebut tak mengurungkan niatnya untuk terus memacu performa senjata nuklir di Korea Utara.

Kim Jong Un menyebut bahwa langkahnya ini harus dilakukan demi mempertahankan keamanan negaranya,yang saat ini tengah menghadapi perang dingin dengan para pimpinan dunia salah satunya AS.

© 2022 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas