Tribun

Konflik Rusia Vs Ukraina

Ukraina Kerahkan Tank-tank Rusia untuk Perkuat Serangan Balasannya

Tentara Ukraina mengerahkan tank-tank milik Rusia yang mereka peroleh di timur laut untuk memperkuat serangan balasan yang sedang berlangsung.

Penulis: Rica Agustina
Editor: Arif Tio Buqi Abdulah
zoom-in Ukraina Kerahkan Tank-tank Rusia untuk Perkuat Serangan Balasannya
Ist
Tentara Rusia memasang bendera Uni Sovyet pada kendaraan lapis baja mereka. - Tentara Ukraina mengerahkan tank-tank milik Rusia yang mereka peroleh di timur laut untuk memperkuat serangan balasan yang sedang berlangsung. 

TRIBUNNEWS.COM - Tetara Ukraina sekarang mengerahkan tank-tank milik Rusia yang mereka peroleh di timur laut untuk memperkuat serangan balasan yang sedang berlangsung, kata Institute for the Study of War berbasis di Washington, Selasa (20/9/2022).

Institute for the Study of War, mengutip klaim Rusia, mengatakan bahwa Ukraina telah menggunakan tank T-72 Rusia yang tertinggal saat mencoba untuk masuk ke wilayah Luhansk yang diduduki Moskow.

"Kepanikan awal serangan balasan membuat pasukan Rusia meninggalkan peralatan berkualitas lebih tinggi dalam keadaan berfungsi, daripada peralatan yang lebih rusak yang ditinggalkan oleh pasukan Rusia yang mundur dari Kyiv pada bulan April, lebih lanjut menunjukkan keparahan kekalahan Rusia," kata institut itu sebagaimana dikutip AP News.

Awal bulan ini, Ukraina meluncurkan serangan balasannya, mendorong ke wilayah di sekitar kota terbesar kedua di Kharkiv.

Video dan foto menunjukkan pasukan Ukraina merebut tank, amunisi, dan persenjataan lain yang ditinggalkan oleh Moskow dalam penarikan pasukan yang tampaknya kacau.

Dalam serangan balasan itu, para pejabat Ukraina menemukan ratusan kuburan di dekat Kota Izium yang pernah diduduki.

Baca juga: PM Inggris Janjikan Bantuan Lebih dari Rp 39 Triliun untuk Perang di Ukraina pada 2023

Yevhenii Yenin, seorang wakil menteri di Kementerian Dalam Negeri Ukraina, mengatakan kepada sebuah siaran nasional bahwa para pejabat yang menggali kuburan di sana menemukan mayat-mayat dengan tanda-tanda kematian yang kejam.

"Ada banyak dari mereka," kata Yenin.

"Ini adalah patah tulang rusuk dan patah kepala, laki-laki dengan tangan terikat, rahang patah dan alat kelamin terputus."

Para pejabat Ukraina juga menuduh pasukan Rusia menyiksa orang-orang di daerah-daerah pendudukan, termasuk menyetrum mereka dengan telepon radio dari era Soviet.

Halaman
123
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
© 2022 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas