Tribun

Menlu RI Prihatin, Dunia Internasional Anggap Nasib Pengungsi Palestina Hal yang Normal

Retno Marsudi prihatin atas sikap dunia internasional yang seakan menganggap nasib pengungsi Palestina sebagai sesuatu yang normal. 

Penulis: Larasati Dyah Utami
Editor: Johnson Simanjuntak
zoom-in Menlu RI Prihatin, Dunia Internasional Anggap Nasib Pengungsi Palestina Hal yang Normal
Istimewa/dok Kemlu RI
Menlu Retno Marsudi. 

TRIBUNNEWS.COM, NEW YORK - Menteri Luar Negeri Indonesia (Menlu RI), Retno Marsudi prihatin atas sikap dunia internasional yang seakan menganggap nasib pengungsi Palestina sebagai sesuatu yang normal. 

Pada Pertemuan Tingkat Menteri badan PBB yang bertugas membantu pengungsi Palestina (UNRWA) di New York, Retno kembali menegaskan dukungan Indonesia untuk membantu Palestina.

‘’Indonesia selalu teguh dukung aktivitas UNRWA (badan PBB yang bertugas membantu pengungsi Palestina) dan bantu pengungsi Palestina,’’ ujar Menlu Retno dalam Pertemuan Tingkat Menteri mengenai UNRWA di New York, Kamis (22/9/2022).

Retno mengatakan, para pengungsi Palestina berhak menikmati hidup layaknya kehidupan yang masyarakat lainnya jalani.

Atas dasar itu lah, Menlu mengajak dunia internasional untuk bekerja sama membantu UNRWA, terutama karena badan itu kini menangani sekitar 5 juta pengungsi Palestina.

Baca juga: Remaja 17 Tahun Asal Palestina Tewas Ditembak Pasukan Israel di Tepi Barat

Menlu menyatakan ada dua hal yang dapat dilakukan untuk membantu UNRWA. Pertama, mengatasi kendala keuangan UNRWA. 

"Indonesia selalu berikan dukungan atas perpanjangan mandat UNRWA dan kontribusi keuangan," ujarnya.

Kedua, memastikan bahwa UNRWA dalam laksanakan tugas dengan baik. 

Untuk hal ini, Indonesia dukung rencana Sekretaris Jenderal untuk tingkatkan anggaran UNRWA melalui kontribusi wajib.

UNRWA, atau United Nations Relief and Works Agency for Palestine Refugees in the Near East, memulai aktivitasnya pada 1950, untuk membantu warga Palestina yang mengungsi akibat pembentukan Israel. 

Saat ini UNRWA mengalami kesulitan keuangan.

Guna mencari solusi atas kesulitan UNRWA, pertemuan tingkat menteri diselenggarakan, diketuai bersama oleh Menlu Swedia, Anne Linde, dan Menlu Jordania, Ayman Safadi. 

Menlu menutup pernyataannya dengan menegaskan bahwa dukungan kepada UNRWA merupakan bagian dari upaya solusi damai terhadap isu Palestina.
 

Ikuti kami di
© 2022 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas