Tribun

Kerusuhan di Stadion Kanjuruhan

Media Asing Soroti Kerusuhan di Stadion Kanjuruhan: Bencana Sepakbola Paling Mematikan di Dunia

Media asing turut menyoroti kerusuhan yang terjadi di Stadion Kanjuruhan Malang sebagai satu di antara bencana sepakbola paling mematikan di dunia.

Penulis: Andari Wulan Nugrahani
Editor: Sri Juliati
zoom-in Media Asing Soroti Kerusuhan di Stadion Kanjuruhan: Bencana Sepakbola Paling Mematikan di Dunia
Tangkap Layar Al Jazeera
Media asing turut menyoroti kerusuhan yang terjadi di Stadion Kanjuruhan Malang sebagai satu di antara bencana sepakbola paling mematikan di dunia. 

TRIBUNNEWS.COM - Media asing turut menyoroti kerusuhan yang terjadi di Stadion Kanjuruhan Malang.

Data terbaru mengungkapkan sebanyak 130 orang meninggal dunia dalam tragedi setelah laga Arema FC vs Persabaya Surabaya, Sabtu (1/1/2022) malam.

Menurut laporan Tribunnews.com, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Malang, Wiyanto Wijoyo mencatat ada 191 korban luka dan kini sebagian dirawat di rumah sakit.

Diwartakan Al Jazeera, tragedi di Stadion Kanjuruhan merupakan satu di antara bencana sepakbola di stadion olahgara paling mematikan di dunia.

Media itu menulis, ribuan suporter Arema FC menyerbu lapangan setelah kalah 2-3 dari Persebaya Surabaya.

Petugas kepolisian berusaha mengendalikan kerusuhan dengan menembakkan gas air mata.

Baca juga: Buntut Kerusuhan di Stadion Kanjuruhan, Arema FC Dilarang Jadi Tuan Rumah Sepanjang Musim 2022/2023

Namun, upaya tersebut justru memicu kericuhan.

Pendukung yang berada di tribun stadion panik dan bergegas menuju pintu keluar.

Beberapa terjebak dalam kekacauan sementara yang lain terinjak-injak sampai mati.

Baca juga: Komnas HAM Kantongi Video dan Voice Note dari Aremania Untuk Bekal Investigasi Tragedi Kanjuruhan

Media asing turut soroti kerusuhan yang terjadi di Stadion Kanjuruhan
Media asing turut menyoroti kerusuhan yang terjadi di Stadion Kanjuruhan Malang sebagai satu di antara bencana sepakbola paling mematikan di dunia.

Daya Tampung Stadion Capai 42 Ribu Orang

Media itu juga menulis, Stadion Kanjuruhan menampung 42.000 orang.

Pihak berwenang mengatakan tiket pertandingan terjual habis.

Polisi mengatakan sekitar 3.000 orang telah menyerbu lapangan.

Kendaraan di luar stadion juga dibakar, termasuk truk polisi.

© 2022 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas