Tribun

Konflik Rusia Vs Ukraina

Pertama Kalinya Drone Kamikaze Asal Iran Digunakan Rusia untuk Serang Ukraina, 200.000 Warga Panik

Drone Kamikaze diklaim memiliki kemampuan yang mematikan. Ini lantaran adanya hulu ledak yang dibawa drone, sehingga dapat menciptakan ledakan

Penulis: Namira Yunia Lestanti
Editor: Muhammad Zulfikar
zoom-in Pertama Kalinya Drone Kamikaze Asal Iran Digunakan Rusia untuk Serang Ukraina, 200.000 Warga Panik
Bangka Pos
Drone Kamikaze. Dengan menggunakan enam Drone Kamikaze buatan Iran, militer Rusia dilaporkan telah menghantam sebuah gedung di kawasan Bila Tserkva, sekitar 75 km dari Ibu Kota Ukraina Kiev. 

Laporan Wartawan Tribunnews.com  Namira Yunia Lestanti

TRIBUNNEWS.COM, KIEV – Dengan menggunakan enam Drone Kamikaze buatan Iran, militer Rusia dilaporkan telah menghantam sebuah gedung di kawasan Bila Tserkva, sekitar 75 km dari Ibu Kota Ukraina Kiev.

Rentetan serangan Drone Kamikaze pada Rabu (5/10/2022), merupakan kali pertama yang dilakukan Rusia.

Setelah tiga minggu terakhir pasukan Vladimir Putin ini melakukan rangkaian serangan dengan menggunakan drone Shahed-136 buatan Iran.

Baca juga: POPULER Internasional: AS dan Inggris Evakuasi Warga di Afghanistan | Program Drone Kamikaze Iran

“Pesawat tak berawak diluncurkan dari daerah pendudukan di Ukraina selatan, dan enam pesawat tak berawak lainnya telah ditembak jatuh sebelum mencapai target mereka. Ini adalah ancaman baru bagi semua pasukan pertahanan (Ukraina),” kata juru bicara angkatan udara Ukraina Yuriy Ihnat.

Tak jelas mengapa Rusia melepaskan enam pesawat ta berawak  ke kawasan padat penduduk itu. Namun setelah drone tersebut menghantam sebuah gedung di Bila Tserkva, sirine serangan udara berdering hingga memicu kepanikan pada 200.000 warga setempat untuk mencari perlindungan.

"Ada suara menderu, suara menusuk. Saya mendengar serangan pertama, yang kedua saya lihat dan dengar. Ada raungan dan kemudian diikuti ledakan," kata Volodymyr (80), warga yang tinggal di seberang jalan dari gedung yang dihantam Drone Kamikaze, seperti dikutip dari Reuters..

Meski Iran membantah telah memasok drone ke Rusia, namun menurut militer Ukraina ratusan pesawat tak berawak buatan Iran mulai digunakan tentara Rusia di medan perang sejak September 2022 guna mempersenjatai perang melawan militer Kiev.

Imbas dari ledakan dari drone tersebut salah satu gedung di Bila Tserkva mengalami kebakaran hebat, puluhan petugas pemadam kebakaran bahkan turut diterjunkan untuk memadamkan kobaran api. Melihat wilayahnya yang hancur, gubernur setempat Oleksiy Kuleba meminta warga untuk tidak mengabaikan sinyal peringatan udara dan aturan keselamatan.

Baca juga: Analis Barat: Iran Menjalankan Program Drone Kamikaze, Inggris Selalu Jadi Sasaran

Diketahui Drone Kamikaze diklaim memiliki kemampuan yang mematikan. Ini lantaran adanya hulu ledak yang dibawa drone, sehingga dapat menciptakan ledakan yang lebih besar saat terjadi benturan.

Bersamaan dengan serangan tersebut, Ukraina diketahui telah menerima sumbangan dana senilai Rp 9,5 triliun dari pemerintah Amerika Serikat. Dalam laporannya paket bantuan yang diberikan AS ini mencakup sistem artileri lengkap dengan amunisi dan kendaraan lapis baja untuk memperkuat benteng pertahanan militer Kiev dalam menangkis serangan Rusia.

Kehebatan Drone Buatan Iran

Militer Ukraina membeberkan fakta bahwa Drone Shahed-136 buatan Iran yang dipasok ke Rusia melakukan sejumlah serangan dahsyat di wilayah Kharkiv, dalam sepekan terakhir.

Dikira "cupu" ternyata "suhu". Ungkapan ini sepertinya cocok disematkan kepada drone-drone tempur buatan Iran yang dipasok kepada Rusia untuk digunakan melawan Ukraina.

© 2022 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas