Tribun

Konflik Rusia Vs Ukraina

Vladimir Putin Dukung Evakuasi Warga Sipil Kherson yang Diduduki, Pasukan Kyiv Bergerak Maju

Vladimir Putin secara terbuka menyetujui evakuasi warga sipil dari Kherson yang diduduki Rusia di Ukraina selatan ketika pasukan Kyiv bergerak maju.

Penulis: Andari Wulan Nugrahani
Editor: Wahyu Gilang Putranto
zoom-in Vladimir Putin Dukung Evakuasi Warga Sipil Kherson yang Diduduki, Pasukan Kyiv Bergerak Maju
Sergei BOBYLYOV / SPUTNIK / AFP
Presiden Rusia Vladimir Putin mengucapkan selamat tinggal kepada Presiden Azeri setelah pertemuan Presiden Rusia dengan para pemimpin Armenia dan Azerbaijan di kota resor Laut Hitam Sochi pada 31 Oktober 2022. - Vladimir Putin secara terbuka menyetujui evakuasi warga sipil dari Kherson yang diduduki Rusia di Ukraina selatan ketika pasukan Kyiv bergerak maju. 

TRIBUNNEWS.COM - Presiden Rusia Vladimir Putin secara terbuka menyetujui evakuasi warga sipil dari Kherson yang diduduki Moskow di Ukraina selatan.

Pasukan Kyiv terus bergerak maju di kota pelabuhan yang strategis itu.

Putin mengatakan orang yang tinggal di daerah berbahaya harus pergi karena "penduduk sipil tidak boleh menderita".

Dilaporkan BBC, sedikitnya 70.000 orang dilaporkan telah dievakuasi dari Kherson.

Seperti diketahui, Kherson merupakan satu-satunya kota besar yang dikuasai Moskow sejak pasukannya menyerbu pada Februari.

"Warga sipil yang berisiko terkena penembakan dan serangan harus 'dihapus'," kata Putin, selama liburan Hari Persatuan di Lapangan Merah Moskow.

Baca juga: Tentara Rusia Jarah Rumah di Kherson Lalu Menyamar Sebagai Warga Biasa untuk Siapkan Perang

Ukraina tuduh Rusa deportasi paksa warga sipil Ukraina

Kyiv menuduh Rusia mendeportasi paksa warga sipil Ukraina - yang dianggap sebagai kejahatan perang - meskipun Moskow membantahnya.

Serangan rudal dan pesawat tak berawak (drone) intensif Rusia terhadap infrastruktur sipil di seluruh Ukraina telah menyebabkan banyak korban dan kerusakan, dan memaksa Kyiv untuk sering melakukan pemadaman listrik.

Komentar Putin mengikuti laporan pada Kamis (3/11/2022) bahwa tentara Rusia juga telah meninggalkan Kherson - dalam apa yang akan menandai penarikan besar-besaran.

Moskow mungkin akan menarik pasukannya dari Kherson

Seorang pejabat yang ditempatkan Kremlin di wilayah tersebut, Kirill Stremousov, mengatakan kepada media Rusia bahwa Moskow "kemungkinan" akan menarik pasukannya dari daerah tersebut.

Baca juga: Rusia Tuduh Ukraina Lakukan Sabotase yang Sebabkan Pemadaman Listrik di Kherson

Tangkapan layar ini diperoleh dari video selebaran yang dirilis oleh Milisi Republik Rakyat Donetsk (DNR) yang didukung Rusia pada 20 Oktober 2022 menunjukkan warga sipil, mungkin meninggalkan wilayah Kherson, menyeberang ke sisi lain Sungai Dnieper seperti yang dikatakan pejabat pro-Kremlin mereka menarik diri dari kota Kherson di selatan Ukraina. - Vladimir Putin secara terbuka menyetujui evakuasi warga sipil dari Kherson yang diduduki Rusia di Ukraina selatan ketika pasukan Kyiv bergerak maju.
Tangkapan layar ini diperoleh dari video selebaran yang dirilis oleh Milisi Republik Rakyat Donetsk (DNR) yang didukung Rusia pada 20 Oktober 2022 menunjukkan warga sipil, mungkin meninggalkan wilayah Kherson, menyeberang ke sisi lain Sungai Dnieper seperti yang dikatakan pejabat pro-Kremlin mereka menarik diri dari kota Kherson di selatan Ukraina. - Vladimir Putin secara terbuka menyetujui evakuasi warga sipil dari Kherson yang diduduki Rusia di Ukraina selatan ketika pasukan Kyiv bergerak maju. (STRINGER / TELEGRAM / @NM_DNR / TELEGRAM/ @STREMOUSOV_KIRILL // AFP)

Pejabat Ukraina tetap berhati-hati, memperingatkan bahwa langkah yang dilaporkan bisa menjadi jebakan untuk memikat tentara mereka ke daerah berbahaya.

Kherson di segera dikuasai setelah Rusia menyerang tetangganya pada 24 Februari 2022.

© 2023 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas