Tribun

Presiden China Xi Jinping Dikabarkan akan Kunjungi Arab Saudi di Tengah Perselisihan Arab dan AS

Presiden China Xi Jinping dikabarkan akan kunjungi Arab Saudi di tengah perselisihan Arab Saudi dan Amerika Serikat. Ia akan hadiri KTT China-Arab.

Penulis: Yunita Rahmayanti
Editor: Whiesa Daniswara
zoom-in Presiden China Xi Jinping Dikabarkan akan Kunjungi Arab Saudi di Tengah Perselisihan Arab dan AS
AFP/AJENG DINAR ULFIANA
Presiden Tiongkok Xi Jinping (kanan) melambai saat ia tiba di bandara Internasional Ngurah Rai di Denpasar di pulau resor Indonesia Bali pada 14 November 2022. - KTT Kepala Negara dan Pemerintahan Kelompok Dua Puluh (G20) ke-17 akan diadakan di Bali dari 15 hingga 16 November 2022. - Xi Jinping dikabarkan akan mengunjungi Arab Saudi pada Kamis, 8 Desember 2022. 

TRIBUNNEWS.COM - Presiden China Xi Jinping dikabarkan akan mengunjungi Arab Saudi dalam pertemuan Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) China-Arab dan Konferensi China-GCC.

Xi Jinping dikabarkan akan tiba di Arab Saudi pada Kamis, 8 Desember 2022.

Xi akan bertemu Raja Salman bin Abdulaziz al-Saud dan Putra Mahkota Mohammed bin Salman (MBS).

Kunjungan Presiden China ini merupakan upaya untuk meningkatkan hubungan dengan Arab.

Namun, belum ada rincian lebih lanjut tentang KTT China-Arab.

Baca juga: Pakar di China Sebut Covid-19 Sudah Mereda, Kota-kota Besar Cabut Lockdown

Di sisi lain, hubungan Amerika Serikat dan Arab Saudi sempat renggang.

“Kami tidak akan pergi dan meninggalkan kekosongan untuk diisi oleh China, Rusia, atau Iran. AS tidak ke mana-mana,” kata Presiden Amerika Serikat Joe Biden pada Juli 2022, seperti diberitakan Financial Times.

Namun, pernyataan Joe Biden itu berkebalikan karena AS menjauh dan mengalihkan fokus ke wilayah lain.

Hubungan AS-Saudi semakin tegang karena perang Ukraina dan kebijakan minyak OPEC+ memangkas produksi sebesar dua juta barel per hari pada Oktober lalu.

Renggangnya hubungan bilateral ini kemudian menjadi celah untuk mendekatkan hubungan bilateral Arab-China.

Meski terlihat demikian, pemerintah Arab Saudi dan negara teluk Uni Emirat Arab mengatakan mereka tak ingin terjebak dalam perselisihan China dan AS.

Mereka memilih tetap menjaga hubungan baik dengan keduanya.

Baca juga: Presiden China Xi Jinping Tidak Mau Terima Vaksin Covid-19 Buatan Barat

Putra Mahkota Arab Saudi dan Perdana Menteri Mohammed bin Salman tiba untuk KTT para pemimpin G20 di Nusa Dua, di pulau resor Indonesia di Bali pada 15 November 2022.
 (Photo by Mast IRHAM / POOL / AFP)
Putra Mahkota Arab Saudi dan Perdana Menteri Mohammed bin Salman tiba untuk KTT para pemimpin G20 di Nusa Dua, di pulau resor Indonesia di Bali pada 15 November 2022. (Photo by Mast IRHAM / POOL / AFP) (AFP/MAST IRHAM)

Baik Arab Saudi dan Uni Emirat Arab mengandalkan AS sebagai pemasok perangkat keras dan perlindungan militer.

Sementara itu, mereka tetap bergerak lebih dekat dengan China dalam kerja sama perdagangan, teknologi, rudal balistik, dan drone bersenjata.

© 2023 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas