Tribun

Konflik Rusia Vs Ukraina

Produsen Senjata Czechoslovak Group Ungkap Perlu 10-15 Tahun Isi Ulang Stok Senjata Barat

Czechoslovak Group (CSG) mengungkapkan perlu waktu 10-15 tahun untuk mengisi kembali stok senjata Barat setelah digunakan mendukung tentara Ukraina.

Penulis: Andari Wulan Nugrahani
Editor: Miftah
zoom-in Produsen Senjata Czechoslovak Group Ungkap Perlu 10-15 Tahun Isi Ulang Stok Senjata Barat
AFP/HANDOUT
Gambar selebaran ini diambil dan dirilis oleh Polisi Nasional Ukraina pada 10 Oktober 2022, menunjukkan sebuah bangunan tempat tinggal yang rusak setelah serangan di Zaporizhzhia, di tengah invasi Rusia ke Ukraina. (Photo by Handout / National Police of Ukraine / AFP) 

TRIBUNNEWS.COM - Czechoslovak Group (CSG) mengungkapkan perlu waktu 10-15 tahun untuk mengisi kembali stok senjata Barat setelah digunakan mendukung tentara Ukraina.

Terlepas dari aliran amunisi ke Ukraina, pemilik CSG Michal Strnad mengatakan pasukan Ukraina mengalami kekurangan karena pemerintah Barat kehabisan persenjataan mereka di tengah keterbatasan kapasitas produksi.

Strnad mengatakan kepada kantor berita Reuters bahwa perusahaannya sekarang bertanggung jawab atas sekitar 25-30 persen produksi Eropa dari artileri 155mm standar NATO.

“Amunisi artileri adalah barang yang sangat langka saat ini,” katanya dalam sebuah wawancara, seperti dikutip Al Jazeera.

“Saya perkirakan akan memakan waktu 10-15 tahun untuk mengisi kembali stok (tentara Barat)” karena perang di Ukraina.

Pemerintah Eropa telah secara signifikan menggunakan persenjataan mereka untuk mendukung Ukraina.

Baca juga: Serangan Udara Rusia Targetkan Paket Bantuan Senjata Barat yang Tiba di Ukraina

Dua tewas dalam serangan rudal Rusia di Ukraina - pejabat senior

Sementara itu, dilaporkan The Guardian, rudal Rusia telah menabrak gedung-gedung di wilayah Zaporizhzhia, Ukraina selatan.

Serangan itu menghancurkan beberapa rumah dan menewaskan sedikitnya dua orang, kata seorang pejabat senior Ukraina.

Wakil kepala kantor kepresidenan, Kyrylo Tymoshenko tidak memberikan perincian lebih lanjut tentang serangan itu, lapor Reuters.

Seorang pejabat kota mengatakan gedung-gedung telah dihantam di pinggiran kota Zaporizhzhia dan beberapa rudal Rusia telah ditembak jatuh.

Gubernur wilayah Kyiv mengatakan pertahanan udara bekerja di wilayah tersebut.

Pihak berwenang juga meminta warga untuk tetap tinggal di tempat perlindungan.

Baca juga: Sutradara Oliver Stone Jelaskan Akar Perang Ukraina dan Mengapa Rusia Menyerbu

Gambar selebaran ini diambil dan dirilis oleh Polisi Nasional Ukraina pada 10 Oktober 2022, menunjukkan sebuah taman kanak-kanak yang rusak setelah serangan menghantam Zaporizhzhia, di tengah invasi Rusia ke Ukraina. (Photo by Handout / National Police of Ukraine / AFP)
Gambar selebaran ini diambil dan dirilis oleh Polisi Nasional Ukraina pada 10 Oktober 2022, menunjukkan sebuah taman kanak-kanak yang rusak setelah serangan menghantam Zaporizhzhia, di tengah invasi Rusia ke Ukraina. (Photo by Handout / National Police of Ukraine / AFP) (AFP/HANDOUT)

Penyedia energi mengatakan listrik telah padam di wilayah utara Sumy dalam serangan rudal terbaru.

Berita lain terkait dengan Konflik Rusia Vs Ukraina

(Tribunnews.com/Andari Wulan Nugrahani)

© 2023 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas