Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Satu Aplikasi Jutaan
Cerita
Indonesia
DOWNLOAD NOW!
Tribun
LIVE ●
BBC

India disapu gelombang dingin, bekukan danau hingga pipa air

Penurunan suhu telah menyebabkan gangguan pada transportasi kereta api, udara, dan jalan raya di India.

Tribun X Baca tanpa iklan

Gelombang dingin yang parah telah melanda banyak wilayah di India utara. Suhu merosot drastis hingga -6 derajat Celcius di Kashmir. Danau Dal yang terkenal, seperti yang terlihat pada gambar di atas, sebagian membeku, sehingga tukang perahu sulit untuk mengangkut penumpang dan turis.

Di sebagian wilayah Kashmir jaringan pipa air telah membeku. Transportasi darat sangat terpengaruh dan rantai pasokan terganggu, sehingga sulit bagi masyarakat lokal untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari mereka.

Ibu Kota India, Delhi, juga terguncang karena gelombang dingin yang parah.

Beberapa daerah Delhi mencatat suhu serendah 2,2 derajat Celcius.

Hawa dingin menjadi masalah yang sangat berat bagi para tunawisma di Delhi, yang kebanyakan tidur di trotoar.

Penurunan suhu dan kabut tebal juga mengganggu jadwal kereta api.

Kereta Api India mengangkut sekitar 23 juta penumpang setiap hari dan dianggap sebagai tulang punggung sistem transportasi negara.

Rekomendasi Untuk Anda

Di India utara beberapa kereta mengalami keterlambatan, mulai dari enam hingga 10 jam, membuat rencana perjalanan orang menjadi kacau.

Gelombang dingin juga menyebabkan masalah kesehatan yang serius, terutama di Delhi yang juga mengalami tingkat polusi yang parah selama musim dingin.

Rajasthan, negara bagian di barat laut, juga mengalami penurunan suhu yang parah.

Petani di sana mengatakan penurunan suhu mempengaruhi pekerjaan dan panen mereka.

Kota suci Amritsar juga diselimuti kabut asap dalam beberapa hari terakhir.

Layanan transportasi, termasuk kereta api dan bus, sangat terdampak.

Semua foto dilindungi hak cipta


Baca juga:


Sumber: BBC Indonesia
BBC
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas