Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Satu Aplikasi Jutaan
Cerita
Indonesia
DOWNLOAD NOW!
Tribun
LIVE ●

Komando Pasukan Khusus Ukraina Terbunuh dan Ditangkap, FSB Rusia: Senjata Mereka Ngeri-ngeri

Pasukan Komando Pasukan Khusus Ukraina itu berusaha menyerang lokasi-lokasi penting di Wilayah Bryansk, kata badan federal Rusia, FSB.

Tribun X Baca tanpa iklan
zoom-in Komando Pasukan Khusus Ukraina Terbunuh dan Ditangkap, FSB Rusia: Senjata Mereka Ngeri-ngeri
FSB/RT
Tangkap layar video yang menunjukkan persenjataan yang disebutkan dinas keamanan federal Rusia sebagai milik Pasukan Komando Khusus Ukraina. 

Pasukan Komando Khusus Ukraina Terbunuh dan Ditangkap, FSB Rusia: Senjata Mereka Ngeri-ngeri

TRIBUNNEWS.COM - Pasukan keamanan Rusia dilaporkan mampu mencegat tim komando Ukraina, Rabu (30/8/2023).

Dinas Keamanan Federal (FSB) Rusia mengklaim, pasukan komando khusus Ukraina itu berusaha melakukan operasi sabotase di Wilayah Bryansk, Rusia.

Baca juga: Eks-Analis CIA: Presiden Zelensky Terancam Dikudeta Militer Ukraina Empat Minggu ke Depan

Laporan FSB menyebut, dua prajurit Ukraina tewas dalam baku tembak hari Rabu, dan lima orang ditangkap, termasuk tiga orang terluka.

Dijelaskan, dalam pencegatan itu, FSB telah bekerja sama dengan Garda Nasional dan pasukan Kementerian Dalam Negeri.

"Warga Ukraina tersebut diidentifikasi sebagai anggota intelijen militer dan komando operasi khusus Ukraina," tulis laporan FSB dilansir Russia Today.

FSB menggambarkan pasukan komando khusus Ukraina membawa persenjataan yang mengesankan.

Senjata Pasukan Komando Khusus Ukraina
Tangkap layar video yang menunjukkan persenjataan yang disebutkan dinas keamanan federal Rusia sebagai milik Pasukan Komando Khusus Ukraina.
Rekomendasi Untuk Anda

Persenjataan yang dibawa termasuk senjata api otomatis buatan AS yang dilengkapi dengan peredam suara, alat peledak kuat, peralatan penglihatan malam, dan sejumlah besar granat tangan dan amunisi standar NATO.

Sebuah video yang dirilis oleh FSB menunjukkan perangkat keras tergeletak di tanah, terdiri dari sejumlah senapan serbu, granat, hingga peralatan komunikasi.

FSB juga mengatakan pasukan komando khusus itu ditugaskan untuk melakukan serangkaian aksi teror tingkat tinggi yang menargetkan objek infrastruktur militer dan energi.

(oln/RT/*)

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas