Pasukan Drone Ukraina Bikin Rekor, Sukses Hajar 220 Unit Peralatan Tempur Rusia Dalam Sepekan
Unit-unit pasukan drone Ukraina tersebut, menghantam tank, truk, dan artileri Rusia dalam jumlah yang mencapai rekor tertinggi pada pekan lalu.
Penulis:
Hasiolan Eko P Gultom
Pasukan Drone Ukraina Bikin Rekor, Sukses Hajar 220 Unit Peralatan Tempur Rusia Dalam Sepekan
TRIBUNNEWS.COM - Pasukan drone kini menjadi bagian penting dalam ketentaraan Ukraina dalam perang melawan Rusia.
Selain Angkatan Darat, divisi drone dilaporkan kian menggencarkan serangannya terhadap posisi pendudukan Rusia.
Unit-unit pasukan drone Ukraina tersebut, menghantam tank, truk, dan artileri Rusia dalam jumlah yang mencapai rekor tertinggi pada pekan lalu.
Baca juga: Jepang: Rusia Pindahkan Sistem Rudal S-300 dari Kepulauan Kuril, Kelabakan Tangkis Drone Ukraina?
Menteri Transformasi Digital Ukraina, Mykhailo Fedorov, dalam sebuah postingan di Telegram mengklaim, antara 25 September dan 2 Oktober, kendaraan udara tak berawak Ukraina mencapai rekor dengan menghancurkan sebanyak 220 peralatan militer Rusia.
"Drone merusak atau menghancurkan 69 senjata, 17 artileri self-propelled, 33 tank, dan 41 truk," katanya, mengutip data dari divisi pasukan Drone Ukraina.
“Minggu lalu merupakan bencana nyata bagi artileri Rusia,” katanya dalam unggahan terpisah.
Dia menambahkan: “Pilot drone terus melakukan gebrakan dan mencetak rekor baru.”
Sebelum unggahan itu, Fedorov juga membagikan informasi tentang serangan pesawat tak berawak Ukraina.
Pekan lalu, dia memposting data yang mengklaim bahwa drone Ukraina menyerang 205 peralatan militer Rusia antara 18 September dan 25 September.
Ukraina dan Rusia sama-sama sering menggunakan drone untuk menargetkan pasukan satu sama lain dalam konflik tersebut.
Baca juga: Pabrik Rudal Kh-59 Rusia Dihantam Drone Ukraina: Ledakan Disertai Kilatan Cahaya
Associated Press melaporkan akhir bulan lalu bahwa pasukan drone Ukraina yang beranggotakan 12 orang mengklaim telah menghancurkan perangkat keras militer Rusia senilai 80 juta dolar AS.
Fedorov juga mengatakan kepada AP bahwa Ukraina telah melatih lebih dari 10.000 pilot drone tahun ini sebagai bagian dari tujuannya untuk mengembangkan “pasukan drone” yang mutakhir.
(oln/BI/*)
Baca tanpa iklan