Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Kerja Sama dengan Mesir dan Israel, Pemerintah Amerika Evakuasi 400 Warganya dari Gaza

Sekitar 526 truk yang membawa bantuan kemanusiaan telah memasuki Gaza melalui penyeberangan Rafah.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Penulis: Mikael Dafit Adi Prasetyo
zoom-in Kerja Sama dengan Mesir dan Israel, Pemerintah Amerika Evakuasi 400 Warganya dari Gaza
HO
Sekitar 400 warga negara Amerika berhasil dievakuasi dari Jalur Gaza. 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Mikael Dafit Adi Prasetyo

TRIBUNNEWS.COM, WASHINGTON – Amerika Serikat (AS) mengonfirmasi telah berhasil mengevakuasi lebih dari 400 warganya untuk meninggalkan Jalur Gaza.

“Kami terus bekerja sama dengan Mesir dan Israel untuk mewujudkan perjalanan yang aman bagi lebih banyak warga AS, anggota keluarga dekat mereka, dan penduduk tetap sah AS,” kata Vedant Patel, wakil juru bicara Departemen Luar Negeri AS.

“Namun masih ada beberapa warga AS yang berada di wilayah kantong yang terkepung,” sambungnya.

Baca juga: Ancam Bakal Dibom, Militer Israel Paksa Puluhan Anak yang Dirawat di RS Khusus Kanker Evakuasi Diri

Selain itu, Patel juga mengatakan sekitar 526 truk yang membawa bantuan kemanusiaan telah memasuki Gaza melalui penyeberangan Rafah.

Penyeberangan Rafah sempat ditutup pada akhir pekan lalu, setelah Israel meluncurkan serangan terhadap ambulans yang sedang menuju Rafah.

“Kami telah bekerja sama dengan Israel untuk mengembangkan mekanisme inspeksi yang memungkinkan truk masuk ke Gaza dengan cepat,” ujar Patel.

Rekomendasi Untuk Anda

Sebagaimana diketahui, Gaza telah dibombardir oleh militer Israel sejak militan Hamas membunuh 1.400 orang dan menawan lebih dari 240 orang di Gaza.

Baik Israel maupun Hamas menolak seruan untuk menghentikan pertempuran. Israel mengatakan para sandera harus dibebaskan terlebih dahulu, sedangkan Hamas mengatakan pihaknya tidak akan membebaskan mereka atau menghentikan pertempuran saat Gaza diserang.

Adapun Washington lebih memilih untuk mendukung posisi Israel, di mana gencatan senjata akan membantu Hamas secara militer, namun menyerukan penghentian pertempuran karena alasan kemanusiaan dan kemungkinan perundingan pembebasan sandera.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas