Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Dihujani Roket Israel, Warga Sipil Gaza Berlindung di RS Indonesia

RS Indonesia terus beroperasi di tengah keterbatasan bahan bakar dan obat-obatan.

Tayang:
Tribun X Baca tanpa iklan
Editor: Erik S
zoom-in Dihujani Roket Israel, Warga Sipil Gaza Berlindung di RS Indonesia
Tangkapan layar konferensi pers IDI
Ketua Presidium Medical Emergency Rescue Committee (MER-C) Sarbini Abdul Murad  

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Rina Ayu

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA- Serangan roket Israel terus menghujani area dekat RS Indonesia di Gaza.

Terhitung ada 11 serangan roket dari Israel.

Tak pelak, banyak warga sipil yang mencari tempat perlindungan ke RS Indonesia di Gaza.

Baca juga: RS Indonesia di Gaza Makin Kritis, Dokter dan Relawan Tetap Bertahan Tangani Korban

Situasi ini membuat RS Indonesia penuh.

Ketua Presidium Medical Emergency Rescue Committee (MER-C) Sarbini Abdul Murad mengatakan, RS tersebut terus beroperasi di tengah keterbatasan bahan bakar dan obat-obatan.

"Rumah-rumah warga hancur karena serangan Israel. Warga pun mencari perlindungan ke RS Indonesia. Dan kini, Israel juga menyerang RS agar para warga sipil keluar," ungkap dia dalam konferensi pers Jumat (10/9/2023).

Rekomendasi Untuk Anda

Ia menceritakan, di dalam RS warga telah banyak terkena infeksi.

Lantaran, penanganan luka-luka sudah tak bisa lagi paripurna sesuai dengan kaidah kedokteran.

"RS ini lebih cocok pasar malam karena norma-norma tidak berlaku lagi. Obat-obatan sudah habis. Antibiotik habis, Jarum suntik berkali-kali dipakai. Banyak infeksi, luka, dan belatung karena penanganannya tidak adekuat. Semua serba minim," kata dia. 

Baca juga: Militer Israel Mengepung RS Al-Shifa di Gaza, Cegah Ambulans Masuk Keluar

Dr Sarbini terus berharap situasi perang ini dapat segera terhenti.

Bantuan-bantuan dapat segera disalurkan ke RS Indonesia yang kini dalam keadaan kritis.

"Rumah sakit itu sudah tidak layak lagi lantai 1 sampai lantai 4 sudah penuh. Saya tidak bisa membayangkan dua, tiga hari lagi bagaimana rumah sakit ini. Mari berdoa, semoga ada keajaiban yang diberikan Tuhan kepada rekan-rekan kita yang ada di RS Indonesia," ungkap dr Sarbini.


3 WNI relawan MER-C selamat dari gempuran roket Israel

Juru bicara Kementerian Luar Negeri (Kemlu RI) Lalu Muhammad Iqbal menyatakan, saat serangan terjadi, 3 WNI berlindung di basemen RS.

Baca juga: Presiden Prancis Desak Israel Stop Penyerangan di Gaza, Bayi dan Perempuan Jadi Korban Jiwa

"Kemlu telah berkomunikasi dengan pihak MER-C dan memperoleh informasi bahwa 3 WNI relawan di Rumah Sakit Indonesia sudah bisa dihubungi dan dalam keadaan baik. Ketiganya berada di basemen saat terjadinya serangan," ujar Iqbal saat dikonfirmasi wartawan, Jumat (10/11/2023).

Dijelaskan Iqbal bahwa sasaran roket adalah daerah Taliza'tar yang lokasinya sangat dekat dengan RS Indonesia, sehingga RS Indonesia mengalami sejumlah kerusakan fisik tambahan.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas