Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Menlu Retno: OKI Solid dan Keras Minta Israel Segera Akhiri Kekejaman di Gaza

Retno mengatakan, Jokowi sebagai perwakilan OKI sangat berharap AS yang memiliki pengaruh besar kepada Israel untuk bisa menghentikan kekejaman Israel

Tayang:
Baca & Ambil Poin
zoom-in Menlu Retno: OKI Solid dan Keras Minta Israel Segera Akhiri Kekejaman di Gaza
Al Arabiya
Puluhan pemimpin negara berpenduduk Islam di dunia berkumpul di Riyadh, Arab Saudi, Sabtu (11/11/2023), untuk membicarakan soal agresi militer Israel ke Palestina. Ini merupakan gabungan dari KTT Organisasi Konferensi Islam OKI dan KTT Liga Arab. Pertemuan juga dihadiri Presiden Indonesia Joko Widodo atau Jokowi dan resmi dibuka di Riyadh, Sabtu (11/11/2023) waktu setempat. 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Rina Ayu

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Menteri Luar Negeri (Menlu RI) Retno Marsudi menegaskan kembali bahwa posisi Organisasi Kerja Sama Islam (OKI) solid dan keras agar Israel segera mengakhiri kekerasan di Gaza.

Hal inilah ujar Retno, yang disampaikan Presiden Joko Widodo (Jokowi) kepada Presiden AS Joe Biden dalam pertemuan di Gedung Putih, Senin (13/11/2023).

Retno mengatakan, Jokowi sebagai perwakilan OKI sangat berharap AS yang memiliki pengaruh besar kepada Israel untuk bisa menghentikan kekejaman Israel di Gaza.

"Presiden Jokowi menyampaikan posisi tegas Indonesia dan meminta agar Amerika Serikat dapat menggunakan pengaruhnya kepada Israel untuk menghentikan kekejaman di Gaza," ujar Menlu Retno dalam keterangan persnya, Selasa (14/11/2023).
Lebih lanjut, gencatan senjata dapat segera dilakukan dan bantuan kemanusiaan yang aman dan berkelanjutan bisa diperoleh secepatnya.

Serta proses perdamaian menuju two state solution berdasarkan parameter internasional yang disepakati dapat segera dimulai kembali.

"Presiden Jokowi menyampaikan bahwa posisi negara anggota OKI sangat solid dan keras agar Israel segera akhiri kekejamannya di Gaza," kata mantan dubes RI di Belanda ini.

Rekomendasi Untuk Anda

Diketahui, KTT Luar Biasa OKI baru saja diselenggarakan di Riyadh 11 November 2012 lalu.
 

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas