LSM Israel: Ratusan Situs Arkeologi Bersejarah Hancur di Gaza, Euro-Med: Penghancuran yang Disengaja
Ratusan situs kuno, monumen bersejarah, museum dan arsip telah rusak bahkan hancur sejak dimulainya serangan Israel di Jalur Gaza.
Penulis: Andari Wulan Nugrahani
Editor: Tiara Shelavie
TRIBUNNEWS.COM - Ratusan situs kuno, monumen bersejarah, museum dan arsip telah rusak bahkan hancur sejak dimulainya serangan Israel di Jalur Gaza, menurut sebuah organisasi non-pemerintah Israel.
“Kami telah memantau situasi sebaik mungkin sejak awal perang,” kata LSM Israel, Emek Shaveh dalam sebuah pernyataan, dikutip dari Palestine Chronicle.
Berikut ini sejumlah situs yang hancur dan rusak selama perang Israel dengan kelompok militan Hamas Palestina sejak 7 Oktober 2024:
Masjid Dihancurkan
Menurut LSM tersebut, yang paling menonjol adalah penghancuran Masjid al-Omari (juga dikenal sebagai Masjid Agung) di Kota Tua Gaza.
Rekaman video saat bangunan hancur tampak masjid tertua di Gaza itu rusak parah.
Masjid itu merupakan salah satu situs bersejarah paling penting di wilayah tersebut bagi masyarakat Gaza.
"Hilangnya situs warisan di Gaza seperti Masjid Agung al-Omari pertama-tama merupakan kerugian besar bagi masyarakat Gaza dan rakyat Palestina, namun juga merupakan kerugian bagi semua orang yang tinggal dan berbagi tanah ini," kata LSM itu.
Ia menambahkan bahwa ketika perang berakhir, “sisa-sisa Masjid al-Omari akan berdiri sebagai simbol kehancuran total dalam konflik Palestina-Israel baru-baru ini.”
Kompleks Gereja Diserang
Badan tersebut juga menyebutkan bahwa “serangan udara Israel menghantam sebuah bangunan di dalam area kompleks Gereja Ortodoks Yunani Porphyrius di Kota Tua Gaza” pada bulan Oktober.
Dilaporkan juga bahwa Direktur Departemen Museum dan Penggalian di Kementerian Pariwisata dan Purbakala Palestina, Jehad Yassin, mengatakan bahwa “pekuburan Romawi yang baru ditemukan hampir seluruhnya hancur akibat pemboman tersebut.”
Museum Dirusak dan Dihancurkan
Ia juga menyebutkan bahwa beberapa museum penting telah dirusak atau dihancurkan termasuk Museum Rafah, Museum Budaya al Qarara dan Museum Deir al Balah, sebuah pernyataan yang telah dikonfirmasi oleh ICOM-Arab (aliansi regional Dewan Internasional Museum).
Pelabuhan Bersejarah Dibom
Yassin menyebutkan Pelabuhan Anthedon yang bersejarah di Gaza (dalam Daftar Sementara Situs Warisan Dunia UNESCO) terkena dampak pemboman tersebut, kata Emek Shaveh.
Baca juga: Program Pangan Dunia: Sedikitnya Pasokan Makanan di Gaza Dapat Memicu Risiko Kantong Kelaparan
Pemandian Kuno Hancur
Hamam al-Samra, sebuah pemandian kuno dan salah satu situs arsitektur Ottoman utama dan sedikit yang tersisa di Gaza, juga telah dihancurkan.
Situs penting lainnya yang menurut laporan, kata organisasi itu, telah dihancurkan adalah Arsip Pusat Gaza.