Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Jaringan Pipa Gas Utama Iran Meledak, Diduga karena Sabotase

Dua ledakan terjadi di sepanjang jaringan pipa gas utama Iran pada Rabu (14/2/2024).

Tayang:
Baca & Ambil Poin
zoom-in Jaringan Pipa Gas Utama Iran Meledak, Diduga karena Sabotase
Twitter
Pipa Gas Utama Iran Meledak 

TRIBUNNEWS.COM - Dua ledakan terjadi di sepanjang jaringan pipa gas utama Iran pada Rabu (14/2/2024).

Ledakan yang terjadi pada dini hari tersebut tidak menimbulkan korban jiwa.

Meskipun begitu, ledakan tersebut terjadi di sepanjang jalur pipa gas selatan-utara yang penting.

Direktur Pusat pengendalian Jaringan Gas Iran, Saeed Aqli menduga penyebab ledakan tersebut karena adanya sabotase.

"Sekitar pukul 01.00, ledakan sabotase terjadi di berbagai titik di sepanjang jaringan pipa gas nasional negara tersebut," kata Saeed Aqli, dikutip dari Iran Internasional.

Menteri Perminyakan Javad Owji, membenarkan dugaan sabotase ledakan tersebut dalam rapat kabinet.

Menurutnya, ini adalah salah satu taktik musuh untuk menganggu pasokan gas.

Rekomendasi Untuk Anda

"Tujuan musuh untuk mengganggu pasokan gas ke provinsi-provinsi besar tidak berhasil," jelasnya.

Akibat ledakan ini, pemadaman gas terjadi di desa-desa di dekat pipa yang rusak.

Owji menjelaskan, pembatasan ini bersifat sementara dan segera diperbaiki hari ini.

Namun, beberapa media Iran melaporkan bahwa pasokan gas ke industri dan perkantoran akan terganggu pada hari Rabu di beberapa provinsi karena insiden tersebut.

Hingga saat ini, belum ada kelompok yang mengaku bertanggung jawab atas ledakan tersebut.

Baca juga: AS Gagalkan Penjualan Pesawat Boeing 747 Milik Iran Dalih Stop Pendanaan Pasukan Quds

Ini bukan pertama kalinya jaringan pipa gas meledak.

Sebelumnya, kejadian serupa terjadi pada tahun 2011.

Insiden tersebut terjadi karena sabotase yang menyebabkan pemadaman gas sementara di empat wilayah berbeda di negara tersebut, dikutip dari Al Arabiya.

Kemudian pada pertengahan 2020, ledakan dan kebakaran terjadi di berbagai okasi militer, nuklir, dan industri Iran, termasuk jaringan pipa dan kilang.

(Tribunnews.com/Farrah Putri)

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Atas