Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Houthi Yaman Kembali Beri Ancaman akan Serang Kapal Inggris, AS dan Israel

Houthi, yang didukung Iran, telah berulang kali melancarkan serangan terhadap kapal-kapal di wilayah tersebut sejak November 2023

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Penulis: Eko Sutriyanto
zoom-in Houthi Yaman Kembali Beri Ancaman akan Serang Kapal Inggris, AS dan Israel
tangkap layar twitter
TENGGELAM - Kondisi Kapal Kargo Rubymar asal Inggris yang sudah tenggelam separo badan karena terkena rudal balistik Houthi di Teluk Aden. 

TRIBUNNEWS.COM, KAIRO - Kelompok Houthi di Yaman berjanji akan terus menargetkan kapal-kapal Inggris di Teluk Aden menyusul tenggelamnya kapal milik Inggris,  Rubymar.

Militer AS mengkonfirmasi pada hari Sabtu bahwa kapal milik Inggris Rubymar telah tenggelam setelah terkena rudal balistik anti-kapal yang ditembakkan oleh militan Houthi Yaman pada 18 Februari.

“Yaman akan terus menenggelamkan lebih banyak kapal Inggris, dan segala dampak atau kerusakan lainnya akan dimasukkan dalam rencana Inggris,” kata Hussein Al-Ezzi, wakil menteri luar negeri di pemerintahan yang dipimpin Houthi dalam sebuah postingan di X seperti dilansir dari Arabnews.com.

“Mereka adalah negara jahat yang menyerang Yaman dan bermitra dengan Amerika dalam mensponsori kejahatan yang sedang berlangsung terhadap warga sipil di Gaza," katanya.

Saat ini sudah banyak kapal yang jalan memutar lebih lanjut sehingga memberikan dampak tarif asuransi yang lebih tinggi pada kapal-kapal yang berlayar di perairan itu sehingga berpotensi meningkatkan inflasi global dan mempengaruhi pengiriman bantuan ke wilayah tersebut.

Baca juga: CENTCOM: Bangkai Kapal Rubymar Inggris yang Tenggelam Bawa Malapetaka, Bisa Cemari Biota Laut Merah

Houthi telah menyampaikan larangan tersebut kepada industri pelayaran pada hari Kamis (22/2/2024),  yang seluruhnya atau sebagian dimiliki oleh individu atau entitas Israel, AS, dan Inggris.

Wilayah perairan yang diawasi Houthi adalah Laut Merah, Teluk Aden, dan Laut Arab.

Rekomendasi Untuk Anda

Melansir Al Jazeera, semua kapal yang berlayar di bawah bendera ketiga negara itu juga akan menjadi target hukuman.

Houthi, yang didukung Iran, telah berulang kali melancarkan serangan terhadap kapal-kapal di wilayah tersebut sejak November 2023.

Houthi menegaskan bahwa aksi mereka merupakan balasan terhadap operasi militer Israel di Gaza yang hingga saat ini telah menewaskan puluhan ribu orang Palestina.

Mereka juga berjanji akan terus melanjutkan operasi militernya di perairan kawasan itu sampai Israel menghentikan perang.

Diketahui, AS dan Inggris, melancarkan serangan militer ke wilayah Yaman beberapa waktu lalu.

Serangan itu dimaksudkan untuk menghentikan blokade Laut Merah kapal-kapal Israel.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Atas