Volltexte
Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Satu Aplikasi Jutaan
Cerita
Indonesia
DOWNLOAD NOW!
Tribun
LIVE ●
Deutsche Welle

Jokowi Sebut Cuma Kendaraan Listrik yang Boleh Wira-wiri di IKN

Hanya energi hijau ramah lingkungan yang boleh digunakan di IKN, kata Jokowi saat saat melakukan groundbreaking Kantor BTN di IKN…

Tayang:
Tribun X Baca tanpa iklan
zoom-in Jokowi Sebut Cuma Kendaraan Listrik yang Boleh Wira-wiri di IKN
Deutsche Welle
Jokowi Sebut Cuma Kendaraan Listrik yang Boleh Wira-wiri di IKN 

Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengatakan energi hijau ramah lingkungan bakal menjadi sumber energi utama di Ibu Kota Nusantara (IKN), Kalimantan Timur. Bahkan, dia menyatakan kendaraan dengan bahan bakar minyak (BBM) dilarang wira-wiri di IKN.

Kendaraan combustion atau mesin pembakaran tidak boleh beroperasi di IKN. Sebagai gantinya hanya kendaraan listrik dengan energi hijau saja yang boleh beroperasi di IKN.

"Kendaraan-kendaraan yang combustion nggak boleh, yang diperbolehkan hanya EV," ungkap Jokowi saat melakukan groundbreaking Kantor BTN di IKN, Rabu (5/6/2024).

Jokowi melanjutkan hanya energi hijau ramah lingkungan yang boleh digunakan di IKN. Katanya, itu menjadi konsep Nusantara sebagai ibu kota terhijau di dunia.

"Karena penggunaan energi di sini jg yg diperbolehkan adalah energi hijau. Inilah konsep Nusantara ke depan," ujar Jokowi.

Lebih lanjut, orang nomor satu di Indonesia itu sempat membandingkan kualitas udara di beberapa tempat yang ada di dunia, mulai dari Jakarta, Singapura, Melbourne, hingga Paris.

Hasilnya Jakarta yang saat ini jadi ibu kota Indonesia memiliki kualitas udara terburuk sebesar 176. Padahal di Singapura hanya 44, Melbourne hanya 38, dan Paris hanya 38. Standar udara yang baik sendiri di posisi 0-50.

Rekomendasi Untuk Anda

Nantinya saat ibu kota berpindah ke Nusantara di Kalimantan Timur, indeks kualitas udara di ibu kota dijamin rendah.

"Di Jakarta jauh sekali dari standar itu, saya kira bukan Jakarta tapi Jabodetabek. Dan di Nusantara belum diukur, saya lihat mau nunggu-nunggu, belum diukur tetapi saya yakini pasti di sekitar 20-an," sebut Jokowi. (gtp/gtp)

Sumber: Deutsche Welle
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Atas