Volltexte
Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●
Deutsche Welle

Jokowi Panggil Menlu-Ignasius Jonan Cek Persiapan Kedatangan Paus Fransiskus

Presiden Jokowi bersiap menyambut pemimpin gereja Katolik dunia, Paus Fransiskus. Kunjungan ini sempat tertunda sebelum awalnya direncanakan…

Tayang:
Baca & Ambil Poin
zoom-in Jokowi Panggil Menlu-Ignasius Jonan Cek Persiapan Kedatangan Paus Fransiskus
Deutsche Welle
Jokowi Panggil Menlu-Ignasius Jonan Cek Persiapan Kedatangan Paus Fransiskus 

Presiden Joko Widodo (Jokowi) memanggil Menteri Luar Negeri Retno Marsudi hingga Ketua Panitia Kunjungan Paus Fransiskus ke Indonesia Ignasius Jonan ke Istana Merdeka, Jakarta, pagi ini.

Jokowi ingin mengecek persiapan terakhir kedatangan Paus Fransiskus ke Indonesia.

"Saya baru saja mengundang rapat terakhir untuk mengecek persiapan ketibaan yang teramat mulia Paus Fransiskus," kata Jokowi kepada wartawan di Istana Merdeka, Jakarta, Selasa (03/09).

Selain Retno dan Ignasius Jonan, dalam pertemuan itu hadir Menag Yaqut Cholil Qoumas dan Uskup Agung Jakarta Ignatius Kardinal Suharyo.

Jokowi mengatakan kunjungan Paus Fransiskus merupakan sejarah bagi Indonesia.

Kunjungan ini sempat tertunda sebelum awalnya direncanakan sebelum pandemi.

"Sebentar lagi yang teramat mulia Paus Fransiskus akan tiba di Jakarta, kunjungan ini adalah kunjungan yang sangat bersejarah, sudah direncanakan beberapa tahun lalu, tapi tertunda karena pandemi COVID," ujarnya.

Rekomendasi Untuk Anda

Jokowi menyebutkan Paus Fransiskus adalah pimpinan Paus Vatikan ketiga yang datang ke Indonesia. Sebelumnya terjadi pada 1970 dan 1989.

"Dan merupakan kunjungan ketiga setelah kunjungan yang teramat mulia Paus Paulus ke-6 pada tahun 1970, dan kunjungan yang teramat mulia Paus Yohanes Paulus ke-2 pada tahun 1989," ujarnya.

Jokowi menekankan Indonesia dan Vatikan memiliki komitmen yang sama untuk menjaga perdamaian dan persaudaraan serta menjamin kesejahteraan manusia.

Ia membeberkan Paus Fransiskus akan melakukan pertemuan selama empat hari di Indonesia.

"Indonesia dan Vatikan memiliki komitmen yang sama, memupuk perdamaian dan persaudaraan, serta menjamin kesejahteraan bagi umat manusia, selama empat hari kunjungan beliau yang teramat mulia, Sri Paus akan melakukan pertemuan kenegaraan, pertemuan dengan korps diplomatik dan wakil-wakil masyarakat, pertemuan dengan tokoh lintas agama di Masjid Istiqlal, serta Misa Kudus," ujarnya. (ha)

Sumber: Deutsche Welle
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Atas