Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Pertama Kali, Penguasa Suriah Ahmed Al-Sharaa Bertemu Delegasi SDF

Penguasa Suriah dan pemimpin HTS, Ahmed Al-Sharaa bertemu delegasi SDF, menandai langkah awal dalam upaya rekonsiliasi di Suriah.

Tayang:
Tribun X Baca tanpa iklan
Editor: timtribunsolo
zoom-in Pertama Kali, Penguasa Suriah Ahmed Al-Sharaa Bertemu Delegasi SDF
Daily News Egypt
Pemimpin Hayat Tahrir al-Sham (HTS), Abu Mohammad al-Julani. 

TRIBUNNEWS.COM – Pemimpin pemerintahan baru Suriah, Ahmed Al-Sharaa, yang juga dikenal sebagai Abu Mohammed AlJulani, mengadakan pertemuan dengan delegasi Pasukan Demokratik Suriah (SDF) pada Senin.

Pertemuan ini menandai langkah awal dalam upaya dialog antara kedua belah pihak yang sebelumnya memiliki hubungan tegang.

Pertemuan yang berlangsung di Damaskus ini merupakan perundingan pertama Al-Sharaa dengan pemimpin Kurdi sejak penggulingan Presiden Bashar al-Assad pada 8 Desember 2024.

Seorang pejabat Suriah yang meminta namanya tidak diungkapkan menyatakan bahwa pembicaraan tersebut berlangsung positif.

"Ini adalah pertemuan pendahuluan untuk meletakkan dasar bagi dialog di masa depan," ujarnya, seperti dilansir oleh Agence France-Presse pada Selasa, 31 Desember 2024.

Kesiapan SDF untuk Bergabung dalam Pemerintahan

Sebelumnya, SDF dan faksi lainnya menunjukkan kesiapan untuk bergabung dalam struktur pemerintahan Suriah yang baru.

Namun, proses ini masih dalam tahap awal.

Rekomendasi Untuk Anda

Kedua pihak sepakat untuk melanjutkan pertemuan guna mencapai pemahaman lebih lanjut di masa depan.

Pertemuan ini berlangsung di tengah ketegangan yang terus berlangsung antara pejuang Kurdi, termasuk faksi yang didukung Amerika, dan faksi bersenjata pro-Turki di Suriah utara.

Aliansi oposisi bersenjata, Hayat Tahrir al-Sham (HTS), yang dipimpin oleh Al-Sharaa, sebelumnya melancarkan serangan mendadak terhadap militer Suriah, yang berujung pada penguasaan Damaskus.

Baca juga: Perayaan Tahun Baru di Suriah usai Rezim Assad Runtuh: Warga Ramai-ramai Kibarkan Bendera Revolusi

Setelah jatuhnya rezim Assad, Turki berupaya menjalin hubungan dekat dengan penguasa baru Suriah, Al-Sharaa.

Namun, Turki menganggap SDF dan unit-unitnya, seperti Unit Perlindungan Rakyat Kurdi (YPG), sebagai ancaman terhadap kedaulatan negaranya.

SDF, yang didominasi oleh etnis Kurdi, masih menguasai sebagian besar wilayah timur laut Suriah, termasuk Kegubernuran Deir ez-Zor.

Wilayah ini telah menjadi bagian dari pemerintahan mandiri yang didirikan oleh Kurdi setelah pasukan Presiden Assad mundur dari sebagian besar wilayah tersebut pada awal perang saudara di Suriah pada tahun 2011.

Konten ini disempurnakan menggunakan Kecerdasan Buatan (AI).

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Atas