Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Daftar 33 Nama Sandera Israel yang Diperkirakan Akan Dibebaskan pada Tahap Pertama Gencatan Senjata

Media Israel merilis daftar nama 33 sandera yang akan dibebaskan. Pertukaran tahanan akan dimulai pada Minggu.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Penulis: Tiara Shelavie
Editor: Suci BangunDS
zoom-in Daftar 33 Nama Sandera Israel yang Diperkirakan Akan Dibebaskan pada Tahap Pertama Gencatan Senjata
via The Times of Israel
Foto 33 sandera yang akan dibebaskan. Unit koordinasi sandera dan orang hilang milik pemerintah Israel merilis daftar 33 sandera yang akan dibebaskan dalam kesepakatan gencatan senjata di Gaza. 

TRIBUNNEWS.COM - Unit koordinasi sandera dan orang hilang milik pemerintah Israel merilis daftar 33 sandera yang akan dibebaskan dalam tahap pertama kesepakatan gencatan senjata di Gaza.

Dilansir The Times of Israel, mereka yang ada dalam daftar tersebut, akan dibebaskan selama periode 42 hari gencatan senjata.

Mereka adalah wanita, anak-anak, lansia, dan orang sakit.

Sebagian besar dari mereka diperkirakan masih hidup.

Israel akan menerima laporan status lengkap dari semua orang yang ada dalam daftar tersebut, tujuh hari setelah gencatan senjata diberlakukan.

Beberapa laporan media yang belum dikonfirmasi menyebutkan, Israel bersikeras agar yang masih hidup di antara 33 sandera tersebut, dibebaskan terlebih dahulu.

Kemudian, diikuti pengembalian jenazah mereka yang sudah meninggal.

Rekomendasi Untuk Anda

Urutan pembebasan belum diketahui secara pasti.

Identitas sandera yang akan dibebaskan diharapkan akan diumumkan 24 jam sebelum setiap tahap pembebasan.

Jadwal pembebasan akan mencakup tiga sandera yang dikembalikan pada hari pertama gencatan senjata dan empat sandera lainnya pada hari ketujuh.

Para pengunjuk rasa berkumpul di luar Kirya, markas militer Israel, di Tel Aviv, untuk mendesak pemerintah menyetujui kesepakatan gencatan senjata dengan Hamas, 16 Januari 2025. (
Para pengunjuk rasa berkumpul di luar Kirya, markas militer Israel, di Tel Aviv, untuk mendesak pemerintah menyetujui kesepakatan gencatan senjata dengan Hamas, 16 Januari 2025. (Gerakan Pro-Demokrasi/Yael Gadot)

Selanjutnya, tiga sandera akan dibebaskan setiap minggu selama empat minggu berturut-turut.

Pada minggu terakhir, yang merupakan minggu keenam dari fase pertama, 14 sandera akan dikembalikan.

Baca juga: Teks Lengkap Perjanjian Gencatan Senjata Israel-Hamas

Daftar ini hampir identik dengan daftar yang diterbitkan oleh kantor berita Yedioth Ahronoth awal bulan ini, setelah Hamas tampaknya membocorkan dokumen berisi nama-nama tersebut.

Berikut daftar 33 sandera yang diperkirakan akan dibebaskan

12 wanita dan anak-anak, yaitu:

Romi Gonen, 23
Emily Damari, 27
Arbel Yehud, 29
Doron Steinbrecher, 31
Ariel Bibas, 5
Kfir Bibas, 2
Shiri Silberman Bibas, 33
Liri Albag, 19
Karina Ariev, 20
Agam Berger, 21
Danielle Gilboa, 20
Naama Levy, 20

11 pria lanjut usia, yaitu:

Ohad Ben-Ami, 58
Gadi Moshe Musa, 80
Keith Siegel, 65
Ofer Calderon, 54
Eli Sharabi, 52
Itzik Elgarat, 70
Shlomo Mansur, 86
Ohad Yahalomi, 50
Oded Lifshitz, 84
Tsahi Idan, 50

11 pria di bawah 50 tahun, yaitu:

Hisyam al-Sayed, 36
Halaman Bibas, 35
Sagui Dekel-Chen, 36
Yair Tanduk, 46
Omer Wenkert, 23
Sasha Trufanov, 28
Eliya Cohen, 27
Atau Retribusi, 34
Avera Mengistu, 38
Tal Shoham, 39
Omer Shem-Tov, 22

Baca juga: Gencatan Senjata Gaza Disepakati, Khamenei: Kesabaran Palestina Berbuah Kemenangan

PM Israel: Pembebasan sandera Gaza diperkirakan akan dimulai hari Minggu

Pembebasan sandera yang ditawan di Gaza diperkirakan akan dimulai pada hari Minggu (19/1/2025), kata kantor Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu pada hari Jumat (17/1/2025), mengutip The New Arab.

"Berdasarkan persetujuan kabinet dan pemerintah, serta pelaksanaan perjanjian, pembebasan sandera dapat dilanjutkan sesuai dengan kerangka kerja yang direncanakan, dengan para sandera diharapkan akan dibebaskan paling cepat pada hari Minggu," kata kantor tersebut dalam sebuah pernyataan.

Kesepakatan gencatan senjata kali ini diumumkan pada hari Rabu setelah mediasi oleh Qatar, Mesir, dan AS.

Kesepakatan tersebut, menguraikan gencatan senjata awal selama enam minggu dengan penarikan pasukan Israel secara bertahap.

Puluhan tawanan Israel oleh Hamas termasuk wanita, anak-anak, orang tua, dan orang sakit akan dibebaskan sebagai ganti ratusan tahanan Palestina yang ditahan di Israel.

Langkah ini membuka jalan bagi lonjakan bantuan kemanusiaan untuk Gaza, tempat mayoritas penduduk telah mengungsi, menghadapi kelaparan, penyakit, dan kedinginan akibat pengepungan dan serangan Israel yang membabi buta, yang telah menewaskan lebih dari 46.000 orang.

(Tribunnews.com)

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Atas