Nikmati berita interaktif dan LIVE report 24 jam hanya di TribunX
Tribun

Putin dan Xi Jinping Gelar Diskusi Empat Mata Bahas Donald Trump

Presiden Rusia, Vladimir Putin dan Presiden China, Xi Jinping gelar diskusi empat mata terkait pelantikan Donald Trump sebagai Presiden AS

Penulis: Bobby W
Editor: Sri Juliati
zoom-in Putin dan Xi Jinping Gelar Diskusi Empat Mata Bahas Donald Trump
instagram/scorefoundation
Diskusi empat mata antara Presiden Rusia, Vladimir Putin dan Presiden China, Xi Jinping terkait pelantikan Donald Trump sebagai Presiden AS yang digelar pada hari Selasa (21/1/2025) 

TRIBUNNEWS.COM - Pelantikan Donald Trump sebagai Presiden Terpilih Amerika Serikat (AS) pada Senin lalu (20/1/2025) memantik sejumlah reaksi dari sejumlah pemimpin dunia.

Presiden Rusia, Vladimir Putin dan Presiden China, Xi Jinping termasuk di antaranya yang kini mulai mewaspadai langkah Donald Trump sebagai orang nomor satu di negara Paman Sam tersebut.

Sikap kehati-hatian ini dapat terlihat dari langkah Putin dan Xi Jinping yang menggelar diskusi empat mata pada Selasa (21/1/2025) terkait status hubungan negara mereka dengan Donald Trump.

Putin, yang berusia 72 tahun, berbicara dari kediamannya di Novo-Ogarevo di luar Moskow, sementara Xi, yang berusia 71 tahun, berbicara dari Aula Besar Rakyat di Beijing.

Melalui diskusi tersebut, Xi dan Putin menyatakan kesediaannya untuk terus menjalin hubungan dengan Amerika Serikat di bawah pemerintahan Trump berdasarkan prinsip saling menguntungkan dan saling menghormati.

Dikutip dari Reuters, di dalam diskusi privat tersebut Putin dan Xi Jinping juga membahas prospek perjanjian perdamaian dalam perang di Ukraina setelah Trump menjabat.

Selain itu, Xi Jinping juga membahas topik terkait dukungan Washington dan Moskow terhadap posisi Beijing mengenai Taiwan. 

Berita Rekomendasi

Diskusi antara Xi dan Putin tersebut dilakukan melalui panggilan video dengan durasi kurang lebih satu jam 35 menit.

Adapun pembicaraan tersebut diiniasi oleh Putin beberapa hari sebelum Trump dilantik sebagai Presiden AS pada hari Senin.

Hal ini diungkapkan oleh Yuri Ushakov, pembantu kebijakan luar negeri Kremlin.

Melalui pertemuan tersebut, Ushakov mengatakan Putin berharap Trump dapat bantu mewujudkan perdamaian jangka panjang di Ukraina, bukan gencatan senjata jangka pendek.

Baca juga: Perintah Eksekutif Donald Trump 2025, Cabut Kebijakan Biden dan Menyerang Deep State

Rusia juga tak akan menuntut adanya proposal khusus kepada Trump guna meraih tujuan tersebut terang Ushakov

"Dari pihak kami juga dicatat bahwa kami siap untuk berdialog dengan pemerintahan AS yang baru mengenai konflik Ukraina." kata Ushakov kepada wartawan di Moskow. 

Namun demikian, Ushakov menegaskan bahwa setiap kesepakatan akhir yang nantinya diambil Trump harus memperhitungkan kepentingan Rusia. 

"Komitmen itu akan terjadi jika Trump benar-benar menunjukkan minat dalam hal ini," kata Ushakov.

Di dalam pertemuan tersebut, Xi Jinping juga memberitahukan Putin telah menjalin kontak langsung dengan Trump sebelum pelantikan digelar.

Xi Jinping diketahui telah melakukan panggilan dengan Trump pada Jumat (17/1/2025) guna membahas beberapa topik hangat seperti pelarangan TikTok hingga masalah Taiwan.

(Tribunnews.com/Bobby)

Sumber: TribunSolo.com
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
×

Ads you may like.

© 2025 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas