Nikmati berita interaktif dan LIVE report 24 jam hanya di TribunX
DOWNLOAD
Tribun

Presiden Filipina Ferdinand Marcos Jr. Bantah Dorong Sara Duterte untuk Dimakzulkan dari Wapres

Presiden Filipina Ferdinand Marcos Jr membantah bahwa dirinya terlibat dalam proses pemakzulan terhadap Wakil Presiden Sara Duterte

Penulis: Bobby W
Editor: Garudea Prabawati
zoom-in Presiden Filipina Ferdinand Marcos Jr. Bantah Dorong Sara Duterte untuk Dimakzulkan dari Wapres
Ezra Acayan / POOL / AFP
PIDATO PRESIDEN FILIPINA - Presiden Filipina Ferdinand Marcos Jr. menyampaikan pernyataan bersama di Istana Malacanang di Manila pada 10 Januari 2024. Pada Kamis (6/2/2025) Ferdinand Marcos Jr. membantah dirinya terlibat dalam pemakzulan Wakil Presiden FIlipina, Sara Duterte (Foto arsipTribunnews.com, 10 Januari 2024) Copy right: Ezra Acayan /POOL/AFP 

TRIBUNNEWS.COM - Presiden Filipina mengeluarkan bantahan bahwa dirinya terlibat dalam proses pemakzulan terhadap Wakil Presiden Sara Duterte pada Kamis (6/2/2025).

Seperti yang diketahui sebelumnya, Sara Duterte dimakzulkan oleh DPR Filipina pada Rabu (5/2/2025) setelah lebih dari jumlah legislator yang merupakan pendukung Presiden Ferdinand 'Bongbong' Marcos Jr menyetujuinya.

Dikutip dari Associated Press (AP), Sekjen DPR Filipina Reginald Velasco mengungkapkan ada 215 legislator yang setuju agar putri dari mantan Presiden Rodrigo Duterte itu dimakzulkan.

Adapun keputusan tersebut terjadi setelah 215 legislator itu menandatangani petisi dalam rapat pleno yang digelar.

Menanggapi kabar tersebut,  Ferdinand Marcos Jr mengaku dirinya tak terlibat sama sekali dalam kebijakan untuk memakzulkan Sara Duterte.

“Meski saya memiliki hak eksekutif, saya tidak bisa ikut campur dalam pemakzulan. Tidak ada peran bagi langkah eksekutif saya dalam pemakzulan,” kata Marcos seperti yang dikutip dari media Filipina, ABS-CBN.

Marcos mengaku dirinya hanya sebatas tahu langkah yang coba dilakukan oleh DPR Filipina untuk memakzulkan Sara Duterte.

Berita Rekomendasi

“Apakah saya membahasnya (pemakzulan Sara Duterte) dengan Ketua DPR, apakah saya membahasnya dengan anggota kongres lainnya? Tentu saja."  ungkap sosok yang akrab disapa Bongbong tersebut.

Selebihnya, putra dari Ferdinand Marcos ini mengaku tak terlibat atau memberikan perintah bagi para kadernya guna melakukan upaya pemakzulan.

"Saya hanya bertanya, ‘Apa rencana kalian, apa yang ingin kalian lakukan (kepada Sara Duterte)?’ ‘Keterlibatan saya hanya sampai di sini” terang Marcos Jr.

Sebelumnya, Marcos sudah menyatakan bahwa ia tidak mendorong para legislator untuk bertindak melakukan pemakzulan terhadap Duterte dan menegaskan bahwa hal itu tidak akan bermanfaat bagi masyarakat. 

Baca juga: Sara Duterte Tanggapi Pemakzulan terhadap Dirinya, Klaim sebagai Korban Dendam Politik

Namun, ia menambahkan bahwa Kongres tidak punya pilihan selain memproses pengaduan pemakzulan yang diajukan terhadap Wakil Presiden karena hal itu merupakan mandat konstitusional mereka.

“Setelah pengaduan pemakzulan diajukan, mereka tidak punya pilihan. Tidak ada pilihan bagi DPR, tidak ada pilihan bagi Senat selain memproses pengaduan tersebut, dan itulah yang sebenarnya terjadi,” katanya.
 
Marcos menegaskan bahwa posisinya dalam upaya pemakzulan Sara Duterte melalui beberapa sidang mendatang adalah sebagai seorang "Pengamat".

“Mulai saat ini, saya hanyalah seorang pengamat dalam sidang ini. Saya tidak akan menjadi bagian dari ini (sidang pemakzulan). Sidang ini akan berlangsung tanpa perwakilan dari Eksekutif, kenapa harus ada? Serahkan pada kebijaksanaan Senat untuk menggunakan kebijaksanaan mereka,” katanya.

Meskipun memiliki beberapa keberatan awal terkait pemakzulan, Presiden menyatakan bahwa ia telah menasihati putranya, Anggota DPR Distrik Ilocos Norte Pertama Sandro Marcos, untuk menjalankan tugas konstitusionalnya dalam memproses pengaduan pemakzulan.

Halaman
12
Sumber: TribunSolo.com
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
×

Ads you may like.

© 2025 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas