Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Satu Aplikasi Jutaan
Cerita
Indonesia
DOWNLOAD NOW!
Tribun
LIVE ●

Serangan India-Pakistan: Upaya Tahan Diri dan Diplomasi

Menteri Pertahanan Pakistan menegaskan tidak akan gunakan nuklir dalam konflik.

Tribun X Baca tanpa iklan
Penulis: Whiesa Daniswara
Editor: timtribunsolo
zoom-in Serangan India-Pakistan: Upaya Tahan Diri dan Diplomasi
(Tangkap layar YouTube NBC News)
SENJATA NUKLIR - India menyerang beberapa titik wilayah Pakistan pada, Rabu (7/5/2025). Menteri Pertahanan Pakistan Khawaja Asif mengatakan pihaknya berusaha menahan diri untuk tidak menyerang India dengan senjata nuklir. 

TRIBUNNEWS.COM  Dalam situasi ketegangan yang terus meningkat antara India dan Pakistan, Menteri Pertahanan Pakistan Khawaja Asif menyatakan bahwa pihaknya memilih untuk tidak menggunakan senjata nuklir sebagai respons terhadap serangan dari India.

Pernyataan ini disampaikan di tengah pertempuran yang telah menewaskan puluhan orang dari kedua belah pihak.

Khawaja Asif menegaskan, "Hal yang Anda bicarakan opsi nuklir memang ada tetapi jangan kita bicarakan itu. Kita harus menganggapnya sebagai kemungkinan yang sangat jauh".

Ia menambahkan bahwa tidak ada pertemuan badan militer dan sipil tertinggi yang dijadwalkan untuk membahas persenjataan nuklir Pakistan setelah operasi militer terhadap India.

Upaya Diplomasi

Menteri Luar Negeri Pakistan, Mohammad Ishaq Dar, menyatakan bahwa jika India menghentikan serangannya, Pakistan juga akan mempertimbangkan untuk menghentikan serangan balasan.

Media India melaporkan bahwa pejabat dari kedua negara telah melakukan pembicaraan pada Sabtu (10/5/2025).

Dalam konteks ini, Menteri Luar Negeri Amerika Serikat (AS), Marco Rubio, telah menghubungi Kepala Angkatan Darat Pakistan Jenderal Asim Munir dan Menteri Luar Negeri India Subrahmanyam Jaishankar, mendorong kedua belah pihak untuk meredakan ketegangan dan membangun kembali komunikasi.

Ketegangan Meningkat

Rekomendasi Untuk Anda

Konflik antara India dan Pakistan semakin memanas dengan kedua belah pihak saling melancarkan serangan.

Pakistan berhasil menyerang pangkalan utama Angkatan Udara India, yang kemudian dibalas dengan serangan presisi oleh Angkatan Bersenjata India terhadap enam pangkalan udara Pakistan.

Baca juga: Perang Lumpuhkan Penerbangan, Turis India Luntang-Lantung di Bandara Menanti Kepastian

Kolonel Sophia Qureshi dari Angkatan Darat India melaporkan bahwa Pakistan berupaya menyerang 26 lokasi strategis, termasuk pangkalan udara dan pusat transportasi.

Serangan ini juga mencakup infrastruktur sipil, seperti pusat medis dan lokasi sekolah.

Respons India

Angkatan bersenjata India mengeklaim tetap menahan diri, hanya menanggapi target militer yang telah diidentifikasi.

Komandan Wing India, Vyomika Singh, menyatakan bahwa semua tindakan permusuhan telah ditangkal secara efektif.

Ia juga menuduh Pakistan menjalankan kampanye misinformasi.

Menteri Luar Negeri India, Vikram Misri, menekankan bahwa tindakan Pakistan adalah provokatif dan meningkatkan eskalasi, serta mengecam penembakan di Rajouri yang mengakibatkan korban jiwa.

Kedua belah pihak kini berada dalam kondisi siaga tinggi, dengan harapan bahwa diplomasi dapat membawa perdamaian di tengah ketegangan yang terus berlanjut.

Konten ini disempurnakan menggunakan Kecerdasan Buatan (AI).

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Atas