Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Eks-Anggota DPR Ukraina Pro-Rusia Ditembak Mati di Dekat Madrid

Eks-anggota DPR Ukraina pro-Ukraina ajudan mantan Presiden Viktor Yanukovych ditembak mati di dekat Madrid, Spanyol pada Rabu

Tayang:
Baca & Ambil Poin
zoom-in Eks-Anggota DPR Ukraina Pro-Rusia Ditembak Mati di Dekat Madrid
©aportnov.com
DITEMBAK DI KEPALA - Mantan anggota Parlemen Ukraina, Andrii Portnov. Sosok yang dikenal sebagai pro-Rusia dan pernah menjabat sebagai ajudan mantan Presiden Ukraina, Viktor Yanukovych ditembak mati di dekat Madrid, Spanyol, Rabu (21/5/2025). 

Eks-Anggota DPR Ukraina Pro-Rusia Ditembak Mati di Dekat Madrid

TRIBUNNEWS.COM - Andrii Portnov, mantan anggota parlemen Ukraina dan ajudan mantan Presiden Viktor Yanukovych ditembak mati di dekat Madrid, Spanyol pada Rabu (21/5/2025), kata sumber kepolisian Spanyol kepada AFP.

Disebutkan, kepolisian setempat mendapat laporan penembakan di kota makmur Pozuelo de Alarcón.

Baca juga: Serangan Drone Ukraina Menggila, Layanan Internet Hingga Bandara-Bandara Rusia Dilanda Kekacauan

Laporan yang diterima polisi menyatakn, "beberapa orang" menembak pria itu di bagian punggung dan kepala saat ia "bersiap masuk ke dalam kendaraan," kata seorang narasumber kepolisian setempat yang mengetahui tersebut.

Dia mengonfirmasi kalau korban adalah Andrii Portnov.

Para penembak melarikan diri ke arah hutan, sumber itu menambahkan.

Serangan itu terjadi di dekat sekolah swasta Amerika.

Rekomendasi Untuk Anda

Portnov menjabat sebagai anggota parlemen pada tahun 2000-an dan kemudian sebagai wakil kepala pemerintahan kepresidenan di bawah Yanukovych, seorang pemimpin pro-Kremlin.

Mantan anggota Parlemen Ukraina, Andrii Portnov
DITEMBAK DI KEPALA - Mantan anggota Parlemen Ukraina, Andrii Portnov. Sosok yang dikenal sebagai pro-Rusia dan pernah menjabat sebagai ajudan mantan Presiden Ukraina, Viktor Yanukovych ditembak mati di dekat Madrid, Spanyol, Rabu (21/5/2025).

Yanukovych melarikan diri ke Rusia pada tahun 2014 setelah memerintahkan tindakan respresif dan sangat keras yang mematikan terhadap protes anti-pemerintah.

Portnov meninggalkan Ukraina setelah Yanukovych digulingkan dan dilaporkan tinggal di Rusia dan Austria sebelum kembali seusai terpilihnya Presiden Volodymyr Zelensky.

Amerika Serikat menjatuhkan sanksi kepada Portnov pada tahun 2021 atas dugaan korupsi, menuduhnya memanfaatkan pengaruhnya atas peradilan dan penegakan hukum Ukraina untuk melemahkan upaya reformasi.

Laporan media mengatakan Portnov menggunakan hubungannya dengan pemerintahnya untuk melarikan diri dari Ukraina lagi pada tahun 2022, meskipun ada larangan masa perang bagi pria usia militer untuk meninggalkan negara itu.

 

(oln/tmt/*)

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Atas