Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

10 Jurusan Kuliah yang Sulit Mendapat Pekerjaan di AS

Berikut ini 10 jurusan perkuliahan yang sulit mencari pekerjaan, atau dengan kata lain, memiliki tingkat pengangguran yang tinggi.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
zoom-in 10 Jurusan Kuliah yang Sulit Mendapat Pekerjaan di AS
Pexels
JURUSAN TERBURUK - Ilustrasi seseorang kesulitan mencari pekerjaan, diunduh dari Pexels pada 5 Juni 2025. Berikut ini 10 jurusan perkuliahan yang sulit mencari pekerjaan, atau dengan kata lain, memiliki tingkat pengangguran yang tinggi. 

Tingkat pengangguran: 6,7 persen
Pendapatan tahunan: USD 70.000 (Rp1,13 miliar)

7. Ilmu Komputer

Tingkat pengangguran: 6,1 persen
Pendapatan tahunan: USD 115.000 (Rp1,86 miliar)

8. Kimia

Tingkat pengangguran: 6,1 persen
Pendapatan tahunan: USD 90.000 (Rp1,46 miliar)

9. Sistem Informasi & Manajemen

Tingkat pengangguran: 5,6 persen
Pendapatan tahunan: USD 100.000 (Rp1,62 miliar)

10. Kebijakan Publik dan Hukum

Tingkat pengangguran: 5,5 persen
Pendapatan tahunan: USD 75.000 (Rp1,22 miliar)

JURUSAN TERBURUK - Tabel memperlihatkan gelar terburuk untuk mencari pekerjaan di AS. Berikut ini 10 jurusan perkuliahan yang sulit mencari pekerjaan, atau dengan kata lain, memiliki tingkat pengangguran yang tinggi.
JURUSAN TERBURUK - Tabel memperlihatkan gelar terburuk untuk mencari pekerjaan di AS. Berikut ini 10 jurusan perkuliahan yang sulit mencari pekerjaan, atau dengan kata lain, memiliki tingkat pengangguran yang tinggi. (Visual Capitalist)

10 Jurusan Terbaik untuk Mendapatkan Pekerjaan

Mengutip Newsweek, studi terbaru dari UTS Online menunjukkan jurusan kuliah terbaik untuk memperoleh pekerjaan setelah lulus, yaitu:

  1. Teknik Industri
  2. Jasa Konstruksi
  3. Teknisi Medis
  4. Ilmu Sosial Umum
  5. Keperawatan
  6. Pendidikan Umum
  7. Pendidikan Dasar
  8. Teknik Mesin
  9. Ilmu Hewan dan Tanaman
  10. Pendidikan Menengah

Teknik industri menempati posisi pertama dengan tingkat pengangguran terendah, hanya 0,2 persen.

Rekomendasi Untuk Anda

Selain itu, hanya 16 persen lulusan yang menyatakan menyesali pilihan jurusan mereka.

Baca juga: 10 Pekerjaan yang Tidak Akan Digantikan oleh AI di Tahun 2025

“Jurusan dengan tingkat pengangguran rendah seperti teknik industri, jasa konstruksi, dan teknisi medis biasanya memiliki jalur karier yang jelas dan permintaan tinggi terhadap keahlian khusus,” ujar konsultan SDM, Bryan Driscoll, kepada Newsweek.

“Permintaan ini didorong oleh pentingnya peran mereka dalam infrastruktur dan layanan kesehatan—dua sektor yang terus tumbuh dan berinovasi.”

Jasa konstruksi dan teknisi medis berada di posisi kedua, dengan tingkat pengangguran masing-masing sebesar 0,4 persen.

Sementara itu, jurusan ilmu sosial umum memiliki tingkat pengangguran 0,6%, menempatkannya di posisi ketiga.

Meski demikian, sebanyak 29 persen lulusan menyesali pilihan jurusan tersebut.

Jurusan yang Paling Banyak Disesali

Masih mengutip Newsweek, gelar-gelar yang paling sering disesali berasal dari bidang seni dan humaniora.

Jurusan sejarah seni mencatat tingkat pengangguran tertinggi sebesar 8 persen, dengan 25 persen lulusan menyatakan menyesal memilih jurusan tersebut.

Halaman 2/3
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Atas