Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Israel Sempat Terapkan 'Lock Down', Kemudian Mengumumkan Warga Tak Perlu Lagi Berlindung di Bunker

Israel melakukan karantina wilayah sementara pemerintah memperingatkan akan adanya konflik yang berkepanjangan.

Tayang:
Tribun X Baca tanpa iklan
Editor: Muhammad Barir
zoom-in Israel Sempat Terapkan 'Lock Down', Kemudian Mengumumkan Warga Tak Perlu Lagi Berlindung di Bunker
Via Jerussalem Post
ISRAEL SERANG IRAN - Serangan yang dilaporkan oleh IDF di Iran pada 13 Juni 2025. /Foto tangkapan layar X. 

Israel Sempat Terapkan 'Lock Down', Kemudian Mengumumkan Warga Tak Perlu Lagi Berlindung di Bunker

TRIBUNNEWS.COM- Israel melakukan karantina wilayah sementara pemerintah memperingatkan akan adanya konflik yang berkepanjangan.

Jalanan di kota-kota besar Israel kosong, setelah penduduk diperingatkan untuk tinggal di rumah dan menyiapkan makanan serta perlengkapan untuk dua minggu ke depan.

Jalanan besar di kota-kota besar di Israel sepi dari lalu lalang kendaraan atau orang.

Kemudian, setelah Israel meluncurkan serangan ke Iran, Israel turunkan peringatan bagi warganya.

Israel telah mengumumkan bahwa warganya tidak perlu lagi berada di dekat tempat-tempat yang dilindungi di seluruh negeri setelah militernya mengumumkan bahwa serangan terhadap pertahanan udara Iran telah selesai.

"Akhir dari kebutuhan untuk tinggal di dekat tempat yang terlindungi," kata komando garis depan militer dalam pedoman baru yang dikeluarkan untuk warga negara. 

Rekomendasi Untuk Anda

Sebelumnya, komando telah memerintahkan warga Israel untuk mencari perlindungan di tempat penampungan sementara saat militer melancarkan serangan besar-besaran terhadap Iran.

IDF mengatakan serangan terhadap pertahanan udara Iran telah selesai, drone-drone Iran telah ditembak jatuh

Israel mencabut arahan bagi warganya untuk tetap berada di dekat kawasan yang dilindungi.

Israel telah mencabut arahan bagi warganya untuk tetap berada di dekat kawasan yang dilindungi, menurut media Israel, setelah Iran meluncurkan rudal dan drone ke negara itu.

 

Tunjukkan kekuatan badan intelijen

Muhanad Seloom, asisten profesor dalam studi keamanan kritis di Institut Studi Pascasarjana Doha, mengatakan kepada Al Jazeera bahwa serangan Israel merupakan unjuk kekuatan dari dinas intelijennya dan bukan hanya militernya.

"Pihak Israel telah mengirim pesan yang jelas ke Teheran bahwa kami tahu di mana para pemimpin Anda berada, kami tahu siapa mereka, kami memiliki intelijen yang akurat, dan kami memiliki sarana teknologi untuk mencapai bagian dalam Iran," katanya dari studio Al Jazeera di Doha. 

Israel telah meningkatkan pengembangan sumber intelijen manusia di dalam Iran sejak 2006 dan kemampuan teknologinya untuk memata-matai Iran, kata Seloom, tetapi keberhasilannya tidak akan mungkin terjadi selama bertahun-tahun tanpa bantuan satelit Eropa dan AS.

“Yang terpenting bukanlah jenis senjata yang digunakan, tetapi keberhasilan intelijen yang berhasil dicapai Israel di dalam Iran,” katanya.

 

 

SUMBER: AL JAZEERA, FIRST POST

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Atas