Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Satu Aplikasi Jutaan
Cerita
Indonesia
DOWNLOAD NOW!
Tribun
LIVE ●

Iran Klaim Tembak Jatuh Jet Tempur Israel, Pilot Perempuan Ditangkap, IDF Respons Begini

Angkatan Darat Iran mengklaim, sistem pertahanan udaranya telah menembak jatuh dua pesawat tempur F35 milik Israel. 

Tribun X Baca tanpa iklan
Editor: Willem Jonata
zoom-in Iran Klaim Tembak Jatuh Jet Tempur Israel, Pilot Perempuan Ditangkap, IDF Respons Begini
RNTV/TangkapLayar
CEGAT SERANGAN IRAN - Jet-jet tempur Israel di udara. Israel menyatakan, Amerika Serikat akan ikut membantu mereka mencegat serangan balasan Iran setelah Tel Aviv membombardir negara tersebut dengan serangan udara pada Jumat (13/6/2025) malam. 

TRIBUNNEWS.COM – Angkatan Darat Iran mengklaim, sistem pertahanan udaranya telah menembak jatuh dua pesawat tempur F35 milik Israel

Kabar tersebut mengemuka setelah muncul kepulan asap di Tel Aviv, ibu Kota Israel, seiring serangan rudal Iran, Jumat (13/6/2025) malam.

"Nasib kedua pilot pesawat tempur tersebut masih belum diketahui dan sedang diselidiki," demikian laporan Sky News.

Namun, menurut laporan yang diberitakan Tasnim, pilot salah satu pesawat tempur tersebut, merupakan seorang wanita dan telah ditangkap. 

Baca juga: Rudal Iran Tiba di Tel Aviv, Sirine Bergema di Seluruh Israel

Pasukan pertahanan Israel (IDF), melalui Times of Israel, membantah laporan media pemerintah Iran yang mengklaim pasukan negara itu, berhasil menembak jatuh dua jet tempur Israel, serta menangkap seorang pilot.

"Media Iran palsu," tegas Kolonel Avichay Adraee, juru bicara IDF berbahasa Arab.

Menurut dia, berita yang disebarkan oleh media Iran ini sama sekali tidak berdasar.

Rekomendasi Untuk Anda

Sebelumnya, Israel melancarkan serangan udara ke markas Garda Revolusi (IRGC) dan fasilitas nuklir Iran.

Akibat serangan tersebut sejumlah tokoh penting Iran tewas.

Mereka antara lain Kepala Staf Angkatan Bersenjata Iran Mayjen Mohammad Hossein Baqeri, Panglima Korps Garda Revolusi Islam Mayjen Hossein Salami, Panglima Markas Besar Pusat Khatam al-Anbia Iran Mayjen Gholam Ali Rashid, Panglima Pasukan Dirgantara IRGC Mayjen Amir Ali Hajizadeh.

Termasuk enam ilmuwan nuklir Iran tewas dalam serangan tersebut.

Iran murka. Pemimpin Tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei, menegaskan angkatan bersenjata Republik Islam Iran tidak akan membiarkan tindakan agresi ini berlalu tanpa pembalasan.

Tak lama setelah serangan itu, Iran melancarkan balasan dengan melepas drone dan rudal.

 

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Atas