Geser ke atas / tap '✖' untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Kementerian Luar Negeri RI Minta WNI Tunda Pergi ke Israel dan Iran

WNI yang berencana terbang ke Timur Tengah juga diminta untuk mengantisipasi potensi gangguan jadwal penerbangan. 

Tayang:
Tribun X Baca tanpa iklan
zoom-in Kementerian Luar Negeri RI Minta WNI Tunda Pergi ke Israel dan Iran
Tangkap Layar YouTube/AlJazeera
IRAN VS ISRAEL - Tangkap layar video serangan balasan Iran ke Israel. Kementerian Luar Negeri meminta kepada warga negara Indonesia yang punya rencana pergi ke wilayah Timur Tengah termasuk Israel dan Iran agar menunda perjalanannya. 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Kementerian Luar Negeri meminta kepada warga negara Indonesia yang punya rencana pergi ke wilayah Timur Tengah termasuk Israel dan Iran agar menunda perjalanannya.

Selain itu WNI yang berencana terbang ke Timur Tengah juga diminta untuk mengantisipasi potensi gangguan jadwal penerbangan. 

Baca juga: Iran Ancam Serangan Balasan Lebih Dahsyat, Shekarchi: Israel Akan Menyesal

"Bagi WNI yang berencana melakukan perjalanan ke Iran dan Israel agar menunda perjalanan. Bagi WNI yang memiliki rencana penerbangan melalui wilayah Timur Tengah agar mengantisipasi gangguan jadwal penerbangan," kata Direktur Pelindungan WNI Kemlu RI Judha Nugraha kepada wartawan, Sabtu (14/6/2025).

Imbauan ini menyusul ketegangan yang terjadi antara Israel dan Iran, setelah negeri zionis melancarkan serangan rudal ke Teheran pada Jumat dini hari (13/6/2025).

Iran pun membalas dengan meluncurkan ratusan pesawat tanpa awak (drone) bermuatan bahan peledak ke Israel.

Kondisi yang memaksa Angkatan Udara Israel melakukan upaya intersepsi intensif, menutup wilayah udara sipil dan membuat Komando Front Dalam Negeri Israel mengevakuasi penduduk.

Ratusan drone itu adalah drone jenis Shahed 129 dan Shahed 136 yang dikenal tangguh.

Baca juga: Dendam Iran Membara, Pangkalan Militer AS Bakal Jadi Target Gempuran Berikutnya

Rekomendasi Untuk Anda

Kemlu RI sendiri mengungkap ada 386 warga negara Indonesia (WNI) yang berada di Iran. Mayoritas dari mereka adalah pelajar dan mahasiswa di Kota Qom, 156 kilometer barat daya Teheran.

Bagi WNI yang menghadapi situasi darurat diminta segera menghubungi hotline Perwakilan RI terdekat atau melalui aplikasi Safe Travel Kemlu. Hotline KBRI Tehran +98 902 446 8889, dan +98 991 466 8845. 

 

 

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Atas