Geser ke atas / tap '✖' untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Rusia Peringatkan AS soal Bantuan Militer ke Israel

Rusia memperingatkan Amerika Serikat (AS) bahwa bantuan militer langsung ke Israel dapat secara radikal mengganggu stabilitas di Timur Tengah.

Tayang:
Tribun X Baca tanpa iklan
Editor: Hasanudin Aco
zoom-in Rusia Peringatkan AS soal Bantuan Militer ke Israel
TRIBUNNEWS/
KEKUATAN MILITER - Data kekuatan militer Iran dan Israel. Rusia mengingatkan AS tidak mengirim bantuan militer ke Israel. 

TRIBUNNEWS.COM, RUSIA - Wakil Menteri Luar Negeri Rusia, Sergei Ryabkov, memperingatkan Amerika Serikat (AS) bahwa bantuan militer langsung ke Israel dapat secara radikal mengganggu stabilitas di Timur Tengah.

Pernyataan tersebut dikeluarkan pada Rabu (18/6/2025) di tengah memanasnya konflik Israel Vs Iran.

Keterlibatan AS, sekutu utama Israel, dinilai dapat memperlebar konflik. 

Ryabkov secara tegas memperingatkan bahwa jika AS melakukan hal itu "akan secara radikal mengacaukan seluruh situasi," demikian kantor berita Rusia Interfax dikutip dari Newsweek.

Pernyataannya mencerminkan kekhawatiran Moskow tentang konflik yang semakin tidak terkendali dan memengaruhi kepentingan Rusia di Timur Tengah.

DESAKAN KE ISRAEL - Sebanyak 21 negara Arab dan Muslim menyerukan agar Israel menghentikan serangan udara ke Iran hingga meminta Israel menghormati hukum internasional. Inisiatif ini mencakup Mesir, Turki, Yordania, UEA, Pakistan, Bahrain, Brunei, Chad, Gambia, Aljazair, Komoro, Djibouti, Arab Saudi, Sudan, Somalia, Irak, Oman, Qatar, Kuwait, Libya, dan Mauritania. TRIBUNNEWS/SRIHANDRIATMO MALAU/AKBAR PERMANA
DESAKAN KE ISRAEL - Sebanyak 21 negara Arab dan Muslim menyerukan agar Israel menghentikan serangan udara ke Iran hingga meminta Israel menghormati hukum internasional. Inisiatif ini mencakup Mesir, Turki, Yordania, UEA, Pakistan, Bahrain, Brunei, Chad, Gambia, Aljazair, Komoro, Djibouti, Arab Saudi, Sudan, Somalia, Irak, Oman, Qatar, Kuwait, Libya, dan Mauritania. TRIBUNNEWS/SRIHANDRIATMO MALAU/AKBAR PERMANA (TRIBUNNEWS/AKBAR PERMANA)

Selain itu, Sergei Naryshkin, kepala badan intelijen luar negeri Rusia (SVR), menggambarkan situasi tersebut sebagai "kritis".

Sementara itu, Presiden Rusia Vladimir Putin yang menandatangani perjanjian kemitraan strategis dengan Iran awal tahun ini telah mendesak kedua belah pihak untuk menghentikan permusuhan.

Baca berita terkait daftar peralatan militer yang dikirim ke Timur Tengah :  Daftar Alutsista yang Dikerahkan AS ke Timur Tengah Saat Iran Vs Israel Perang, Ada Pesawat Kiamat

Rekomendasi Untuk Anda

Apa Kata Orang

Sergei Ryabkov, Wakil Menteri Luar Negeri Rusia: "Ini akan menjadi langkah yang secara radikal akan mengganggu stabilitas keseluruhan situasi."

Ayatollah Ali Khamenei, Pemimpin Tertinggi Iran: "Kami memperingatkan Amerika tentang konsekuensi terlibat dalam perang, karena Amerika akan menderita kerugian besar jika memutuskan untuk melakukannya. Perang dibalas dengan perang, pemboman dibalas dengan pemboman, dan serangan dibalas dengan serangan."

Presiden Donald Trump: "Kami tahu persis di mana dia [Khamenei] berada. Kami tidak ingin membunuhnya—untuk saat ini."

Apa yang terjadi selanjutnya

Timur Tengah menghadapi masa yang tidak pasti dan berbahaya karena AS tampaknya mempertimbangkan keterlibatan militer sementara Iran dan Israel melanjutkan perang udara mereka.

Peringatan Rusia menggarisbawahi risiko destabilisasi regional yang lebih luas jika konflik semakin meningkat.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Atas