Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Khamenei: Kami Tak Terima Serangan Dari Siapa Pun, Itu logika Bangsa Iran

Pemimpin Tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei, angkat bicara setelah serangan Amerika Serikat terhadap fasilitas nuklir Iran pada akhir pekan lalu.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
zoom-in Khamenei: Kami Tak Terima Serangan Dari Siapa Pun, Itu logika Bangsa Iran
khamenei.ir
PEMIMPIN IRAN - Ayatollah Ali Khamenei Minggu (27/10/2024). Ia merespons serangan Amerika Serikat terhadap fasilitas nuklir Iran pada akhir pekan lalu. 

TRIBUNNEWS.COM - Pemimpin Tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei, angkat bicara setelah serangan Amerika Serikat terhadap fasilitas nuklir Iran pada akhir pekan lalu.

Dalam pernyataannya, Khamenei menegaskan Iran tidak akan pernah tunduk pada pelanggaran dari pihak manapun.

Pernyataan tersebut diunggah melalui akun resmi X (Twitter) miliknya, disertai ilustrasi bendera Amerika yang terbakar dengan latar gedung-gedung dalam kobaran api.

"Kami tidak menyerang siapa pun," tulis Khamenei lewat akun pribadinya, Selasa (24/6/2025).

Pernyataan ini sekaligus menjadi komentar publik pertamanya sejak Amerika Serikat meluncurkan serangan udara ke beberapa fasilitas nuklir utama milik Iran.

Baca juga: Presiden Prancis Kecam Serangan Iran ke Qatar, Serukan Deeskalasi dan Dialog Diplomatik

Khamenei menekankan Iran tidak melanggar pihak mana pun.

Namun, pihaknya tidak akan diam jika integritas negaranya diganggu.

Rekomendasi Untuk Anda

"Kami tidak akan menerima atau menoleransi serangan apapun dari siapa pun, Ini adalah logika bangsa Iran," tegasnya.

Pernyataan ini muncul tak lama setelah Iran dilaporkan meluncurkan rudal ke arah pangkalan militer AS di Al Udeid Air Base, Qatar.

Baca juga: Gedung Putih: Trump Masih Tertarik Diplomasi soal Nuklir dengan Iran

Namun, rudal Iran itu berhasil dicegat sistem pertahanan udara Qatar dan tidak menimbulkan korban jiwa.

Diketahui, Al Udeid merupakan pangkalan militer terbesar Amerika di kawasan Teluk.

Serangan tersebut memicu kekhawatiran baru di antara negara-negara Barat mengenai potensi konflik terbuka antara Iran, Israel, dan sekutu-sekutunya.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Atas