Volltexte
Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●
Deutsche Welle

Cek Fakta: Rupiah Anjlok, Indonesia Geser ke Yuan?

Video viral yang beredar di media sosial menyebut rupiah yang melemah membuat Indonesia meninggalkan dolar AS dan beralih ke yuan…

Tayang:
Baca & Ambil Poin
zoom-in Cek Fakta: Rupiah Anjlok, Indonesia Geser ke Yuan?
Deutsche Welle
Cek Fakta: Rupiah Anjlok, Indonesia Geser ke Yuan? 

Menurutnya, sebagian besar pembayaran dari negara mitra dagang masih dilakukan dalam mata uang tersebut karena faktor likuiditas dan kebiasaan transaksi internasional yang sudah terbentuk lama.

"Dan di Indonesia memang ada kecenderungan penggunaan mata uang lain seperti yuan, tapi itu pun baru dari transaksi impor dan naiknya pelan. Kalau untuk ekspor, kita tetap inginnya dibayar dengan dolar. Jadi dolar itu masih sangat dominan dalam perdagangan internasional Indonesia,” ujarnya.

Menurutnya, kondisi ini membuat dolar AS tetap menjadi mata uang paling likuid dan paling banyak digunakan dalam transaksi global, sementara mata uang lain seperti yuan, yen, atau euro masih memiliki porsi yang lebih kecil.

David juga menilai bahwa wacana atau narasi yang menyebut Indonesia akan meninggalkan dolar tidak sesuai dengan realitas sistem keuangan saat ini. Ia menekankan bahwa perubahan struktur mata uang dalam perdagangan internasional tidak dapat terjadi secara cepat atau hanya karena satu kebijakan tertentu.

Fika Ramadhani turut berkontribusi dalam pembuatan artikel ini

Editor: Adelia Dinda Sani

Rekomendasi Untuk Anda
Sumber: Deutsche Welle
Halaman 3/3
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Atas